atas1

TKD DIY Kini Fokus Menjaga Suara di TPS

Sabtu, 13 Apr 2019 | 18:17:19 WIB, Dilihat 431 Kali - Oleh Sholihul Hadi

SHARE


TKD DIY Kini Fokus Menjaga Suara di TPS Pimpinan dan anggota TKD DIY saat konferensi pers di D Senopati Hotel Yogyakarta. (sholihul hadi/koranbernas.id)

Baca Juga : Ribuan Orang Padati Kampanye Afnan


KORANBERNAS.ID – Menjelang berakhirnya kampanye Pemilu 2019 dan memasuki masa tenang, Tim Kampanye Daerah (TKD) DIY pasangan Calon Presiden (Capres) 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin kini fokus pada pemantapan saksi-saksi.

Para saksi yang bertugas menjaga peroleh suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada hari pencoblosan 17 April 2019 sudah menjalani pelatihan.

“Para saksi dilatih punya keahlian, kemampuan dan militansi agar tetap kuat dan cermat menthelengi. Karena memang (pemilu) kali ini agak rumit. Saksi juga kita siapkan dengan kesehatan yang baik,” ungkap Bambang Praswanto, Ketua TKD DIY dalam konferensi pers di D’Senopati Hotel Yogyakarta, Sabtu (13/4/2019).

Dia didampingi sekretarisnya John S Keban serta anggota dari partai pengusung dan pendukung di antaranya Agus Mulyono, Suwarno, Novi, Tata maupun Sita.

Menurut Bambang, dari hasil survei diperoleh gambaran suara pasangan 01 di DIY sebesar 62 persen. “Kita sudah bekerja habis-habisan dan sudah sesuai track. Capek juga rasanya. Hasilnya kita serahkan Yang di Atas,” ungkapnya.

Menurut dia, untuk ngopeni saksi sepuluh orang di setiap TPS dari total jumlah TPS di DIY 11.784, bukanlah pekerjaan ringan. Karena itu dia bersyukur relawan-relawan siap menemani saksi.

“Kalau capek dipijeti. Kita anggap saksi ini penting supaya suara jangan sampai lepas karena kecapekan. Kita berharap saksi pileg dan pilpres bekerja sama, saling bantu mencermati dan menthelengi. Surat mandat sudah tersedia. Saksi harus berada di TPS sejak jam 06:00 pagi sampai jam 12:00  malam. Bekerja selama 18 jam mereka harus jeli. Relawan bisa ngancani sampai tugasnya selesai,” papar Bambang.

Dengan selesainya masa kampenye Pemilu 2019 atas nama TKD DIY Bambang Praswanto menyampaikan apresiasi kepada masyarakat DIY sekaligus menyampaikan permohonan maaf apabila selama masa kampanye ada kesalahan.

John S Keban menambahkan, masyarakat DIY memang dikenal aktif berpolitik. Tidak heran jika provinsi ini masuk perhitungan politik nasional.

“DIY penentu eskalasi politik nasional sekaligus arus utama pertaruhan identitas politik. Sekecil apapun resonansinya cepat menyebar secara nasional,” ungkap dia.

Dia sepakat kondisi DIY harus selalu terjaga kondusif. Pihaknya mendorong masyarakat pada 17 April supaya datang ke TPS menggunakan hak suaranya.

“Mari kita bantu penyelenggaraan pemilu ini agar sukses. Siapa pun yang menang, adalah kemenangan rakyat Indonesia. Mari kita jaga DIY. Dari Jogja selamatkan Indonesia,” ajaknya.

Agus Mulyono menyampaikan, sejak awal TKD DIY sudah berkomitmen terhadap pelaksanaan pemilu yang bermartabat.  Dia sepakat Yogyakarta sebagai barometer nasional agar selaku dijaga. (sol)



Sabtu, 13 Apr 2019, 18:17:19 WIB Oleh : Sari Wijaya 617 View
Ribuan Orang Padati Kampanye Afnan
Sabtu, 13 Apr 2019, 18:17:19 WIB Oleh : Nila Jalasutra 349 View
Bupati Terjun Langsung Bersihkan Sampah di Selokan Mataram
Sabtu, 13 Apr 2019, 18:17:19 WIB Oleh : Sholihul Hadi 708 View
Film 8 Stories Lembutkan Hati Penonton

Tuliskan Komentar