atas1

TKD DIY Bersyukur Target 70 Persen Tercapai 69 Persen

Minggu, 12 Mei 2019 | 21:46:00 WIB, Dilihat 506 Kali - Oleh Sholihul Hadi

SHARE


TKD DIY Bersyukur Target 70 Persen Tercapai 69 Persen Konferensi pers TKD DIY di Cimoll Resto Condongcatur Sleman, Minggu (12/5/2019) petang. (sholihul hadi/koranbernas.id)

Baca Juga : Terbukti Puasa Itu Menyehatkan Badan


KORANBERNAS.ID – Tim Kampanye Daerah (TKD) Joko Widodo-Ma’ruf Amin DIY bersyukur perolehan suara pasangan calon presiden (capres) 01 di provinsi ini tercapai 69 persen dari target yang dipatok sebesar 70 persen.

“Kita bersyukur. Capaian peroleh suara di DIY cukup tinggi dibanding Jawa Tengah, naik 13,3 persen dari perolehan suara Pemilu 2014,” ungkap Bambang Praswanto, Ketua TKD DIY, pada konferensi pers di sela-sela acara buka puasa bersama di Cimoll Resto Condongcatur Depok Sleman, Minggu (12/5/2019) petang.

Didampingi antara lain Agus Mulyono, John S Keban dan sejumlah pimpinan parpol pendudung serta dosen UMY, Ahmad Ma’ruf, lebih lanjut Bambang menyampaikan capaian itu merupakan hasil kerja bersama masyarakat DIY.

Berdasarkan hasil penghitungan Komisi Pemilihan Umum (KPU) DIY, perolehan suara Pilpres 2019 untuk paslon 01 sebesar 1.655.174 suara atau 69,03 persen. Sedangkan paslon 02 memperoleh 742.481 suara atau 30,97 persen.

“Ini prestasi tersendiri dari target 70 persen tercapai 69. Bukan semata-mata kemenangan TKD DIY tetapi kerja bareng masyarakat DIY. Kami TKD hanya koordinasi saja,” sambung Agus Mulyono.

Bambang Praswanto mengatakan dengan hasil tersebut dirinya menyampaikan apresiasi untuk masyarakat DIY atas kepercayaan memilih paslon 01 pada Pemilu 17 April 2019.

“Ke depan kita kita harus bersatu sebagai masyarakat Indonesia yang merasakan kebersamaan, menjaga persatuan dan gotong royong. Tim ini suatu saat bubar namun kebersamaan yang dibangun sejak September 2018 perlu dikelola dengan baik,” kata Bambang.

Pada bagian lain mengenai adanya ratusan petugas KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) yang meninggal dunia dan sebagian lagi dalam kondisi sakit, menurut Bambang, TKD DIY prihatin sekaligus menyampaikan bela sungkawa.

Dia mendoakan semoga arwahnya diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan ikhlas. Di balik musibah pasti ada hikmah.

Karena itu dia tidak sepakat meninggalnya para petugas KPPS karena racun. Dirinya memperoleh informasi resmi dari Kementerian Kesehatan, diketahui terdapat 13 macam penyakit yang diderita oleh petugas KPPS yang meninggal dunia.

“Yang utama karena kelelahan dan faktor cuaca sehingga terjadi penurunan derajat kesehatan. Kebetulan ada yang punya penyakit menahun seperti gagal jantung dan lain-lain. Kami mengecam keras jika disebut diracun. Saya percaya data Kementerian Kesehatan,” terangnya.

Potong tumpeng menandai selesainya tugas TKD DIY pada Pemilu 2019. (sholihul hadi/koranbernas.id)

TKD DIY meminta KPU serta mengusulkan ke pemerintah supaya menangani keluarga mereka agar mendapat santunan layak termasuk keluarganya ditanggung. Artinya tidak hanya menerima santunan tetapi juga anak-anak mereka bisa kuliah.

Menurut Bambang, faktor lain yang tidak bisa ditolak oleh siapa pun adalah faktor “u” atau umur. Kabarnya, petugas KPPS yang meninggal dunia umurnya rata-rata di atas 50 tahun.

“Kita semua ini umurnya di atas 50 tahun. Dari ilmu biologi pastilah umur sangat berpengaruh. Sejak awal sudah saya pesan tim ini selalu menjaga kesehatan,” kata Bambang.

TKD DIY juga mengapresiasi KPU dan Bawaslu yang sudah bekerja dengan baik, profesional dan tidak memihak. “Kita hargai betul. Termasuk kerja aparat, itu kerja yang luar biasa,” kata dia.

Menjawab pertanyaan kemungkinan adanya silaturahim antara Joko Widodo dan Prabowo Subianto, Bambang menyampaikan silaturahim hukumnya wajib. Sebenarnya bulan puasa seperti ini merupakan momentum yang sangat baik untuk silaturahim.

“Yang penting adalah bertemunya Pak Jokowi dan Pak Prabowo. Ini (Ramadan) bulan yang baik sehingga ke depan keberkelangsungan pembangunan makin baik dan Indonesia semakin jaya,” ungkapnya.

John S Keban menambahkan di tingkat DIY silaturahim antara kedua tim maupun antar-parpol selama ini sudah berjalan baik. “Sejak awal hubungan kita bagus. Silaturahim antar-parpol sudah pasti berjalan,” kata dia.

Mengenai petugas KPPS yang meninggal dunia, TKD DIY menyampaikan masukan ke presiden agar memperhatikan keluarga para pahlawan demokrasi itu. (sol)



Sabtu, 11 Mei 2019, 21:46:00 WIB Oleh : Arie Giyarto 454 View
Terbukti Puasa Itu Menyehatkan Badan
Sabtu, 11 Mei 2019, 21:46:00 WIB Oleh : Arie Giyarto 644 View
Dengarkanlah Bisikan Malaikat..
Sabtu, 11 Mei 2019, 21:46:00 WIB Oleh : Sholihul Hadi 6111 View
Saat Biarawati Sepuh Pelesir ke Kebun Binatang

Tuliskan Komentar