Selasa, 15 Jun 2021,


terapi-ini-bisa-sembuhkan-penyakit-tanpa-obatIr Ngadino Ranawikarto menunjukkan buku karangannya. (nanang wh/koranbernas.id)


nanang
Terapi Ini Bisa Sembuhkan Penyakit tanpa Obat

SHARE

KORANBERNAS.ID -- Sosok Ir Ngadino Ranawikarto. (55), tidak asing lagi bagi warga Kabupaten Kebumen Jawa Tengah. Alumni Fakultas Teknik Jurusan Teknik Sipil Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta 1988 itu dikenal sebagai pengusaha transportasi.


Akhir-akhir ini, dia mengabdikan pengalaman dan ilmunya untuk  kesehatan masyarakat. Kepada koranbernas.id, Senin (15/10/2018), anggota  Dewan Pengawas Rumah Sakit Umum dr Soedirman Kebumen itu mengungkapkan, dirinya mempunyai cara lain agar masyarakat tetap sehat atau sembuh dari sakit melalui pendekatan spiritual.

  • Setiap Tanggal 26 Warga Dengar Sirine Tanda Tsunami
  • Tiga Nama Berebut Kursi Sekda

  • Caranya relatif cukup mudah yakni mengelola nafsu secara baik. “Saya sembuh dari hipertensi, salah satunya karena  karena manajemen nafs,“ kata suami dari dr Retno Alphaningrum itu.

    Menurut dia, manajemen nafs mudah dilakukan dengan cara berperilaku positif terhadap sesama manusia, seperti menjauhkan penyakit hati dan lebih mendekatkan diri  kepada Allah SWT.


    Pengalaman itu kemudian dia sebarkan agar bisa membantu masyarakat. Warga miskin misalnya ketika sakit membutuhkan biaya tidak sedikit.


    Kalaupun mereka dilindungi BPJS Kesehatan, biaya di luar pengobatan juga tidak sedikit. Masalah ini yang mengusik pemikiran Ngadiono menularkan  pengalaman spiritualnya.


    Dia berpesan kepada masyarakat jika ingin sehat kelolalah hawa nafsu yang baik. Begitu juga dengan ikhtiar ingin sembuh, juga harus mengelola hawa nafsu.

    Menurutnya, sakit dan kesembuhan dipengaruhi hawa nafsu seseorang.

    Selain menggunakan metode diskusi, untuk berbagi  pengalaman,  Ngadino  menyusun buku Memilih Sehat tanpa Obat  atau Sehat dengan Manajemen Nafs.

    Dia berpendapat, sakit dianggap sebagai nasib. Bukan takdir sekaligus peringatan dari Allah SWT.  Dalam hal  nasib, Allah SWT berfirman sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum jika kaum itu tidak mengubah nasib mereka sendiri.

    Berdasarkan firman itu,  ada upaya  manusia untuk mengubah nasibnya,  ketika sakit atau mencegah sakit. “ Hanya Allah SWT pemilik kesembuhan, namun Insya Allah sembuh atau tidaknya seseorang sangat dipengaruhi seberapa kuat keyakinan seseorang  terhadap Allah  SWT dan kesungguhan  mengubah  nasibnya,“ kata Ngadino Ranawikarto. (sol)


    TAGS: kebumen 

    SHARE


    '

    BERITA TERKAIT


    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Tulis Komentar disini