tefa-polbangtan-yoma--pt-swayasa-prakarsa-hilirisasi-risetTEFA Polbangtan YoMa - PT Swayasa memrakarsa hilirisasi riset melalui kerjasama kedua belah pihak. (Istimewa)


redaktur

TEFA Polbangtan YoMa - PT Swayasa Prakarsa Hilirisasi Riset

SHARE

KORANBERNAS.ID -- Dalam rangka pengembangan Teaching Factory (TEFA), Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan YoMa) menjalin kerjasama dengan PT Swayasa Prakarsa. Melalui Program Studi Agribisnis Hortikultura Biofarmaka, Polbangtan YoMa bersama PT Swayasa Prakarsa akan mengembangkan TEFA Biofarmaka, khususnya di Kebun Sempu. 

Di bawah Gama Multi Group, PT Swayasa Prakarsa mendapat kepercayaan untuk melakukan hilirisasi hasil penelitian dari para peneliti UGM yang ditujukan untuk kepentingan usaha. Salah satunya adalah Gama Herbal Indonesia.


Baca Lainnya :

Gama Herbal memproduksi obat tradisional dan herbal yang kemudian di pasarkan ke seluruh Indonesia. Sementara itu, Prodi Agribisnis Hortikultura Biofarmaka Polbangtan YoMa melihat peluang kerjasama kedua belah pihak dalam hal biofarmaka.   

Dalam pelaksnaan kerjasama itu, Polbangtan YoMa diwakili R.Hermawan, SP, MP dan Kodrad Winarno, STP., M.AgriCom. Sedangkan TIM dari PT Swayasa Prakarsa dipimpin oleh Direktur Operasional, Bondan Ardiningtyas, M.Sc. Apt, dan Direktur Utama PT. Swayasa Prakarsa Slamet Sujarwa ST.Ars. 


Baca Lainnya :

Menurut Hermawan, ada beberapa hal yang telah disepakati dalam kerjasama  tersebut. Antara lain pengembangan TEFA yang akan dilakukan di kebun Sempu milik Polbangtan YoMa Jurusan Pertanian Program Studi Agribisnis Hortikultura Biofarmaka. 

Pihak Polbangtan YoMa akan mengoptimalkan sumber daya manusia (SDM), termasuk mahasiswa. Mereka yang kemudian menjadi pelaku dalam melakukan kegiatan industri di kampus.

Kegiatan yang dilakukan mahasiswa mulai dari pembibitan tanaman obat, budidaya tanaman obat sampai pada proses produksi simplisia. Produk akhir simplisia tersebut akhirnya akan dipasarkan melalui PT Swayasa Prakarsa. 

Selain itu, PT Swayasa Prakarsa akan mendampingi mahasiswa sebagai mentor selama melakukan produksi tanaman obat sekaligus memberikan SOP budidaya tanaman obat dan produksi simplisia sesuai yang dibutuhkan pasar. 

Dalam hal ini, PT swayasa Prakarsa berperan sebagai dosen industri di lapangan. PT swayasa juga berperan sebagai dosen tamu dalam kegiatan seminar yang diselenggarakan oleh Polbangtan YoMa. 

Dari pertemuan tersebut, tindak lanjut yang akan dilakukan adalah peninjauan lapangan ke Kebun Sempu kemudian dilanjutkan dengan kesepakatan melalui MoU antara Polbangtan YoMa dengan PT Swayasa Prakarsa.(*/yve)

 

TAGS:

SHARE

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini