atas1

Sumur Tadah Hujan Masih Kering

Senin, 19 Nov 2018 | 20:48:12 WIB, Dilihat 648 Kali - Oleh Sholihul Hadi

SHARE


Sumur Tadah Hujan Masih Kering Perjuangan warga Gunungkidul mencari air bersih. (istimewa)

Baca Juga : Belanja Rokok Keluarga Miskin Ternyata Lebih Besar


KORANBERNAS.ID – Semua wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) secara umum sudah diguyur hujan sekaligus menandai berakhirnya musim kemarau.

Demikian pula di Kabupaten Gunungkidul. Walaupun begitu, bukan berarti persediaan air bersih untuk masyarakat lantas tercukupi.

“Sumur-sumur tadah hujan masih mengering. Hujan di bulan November ini setidaknya mampu mengisi bak-bak penampungan warga untuk kebutuhan air harian. Kekeringan dan krisis air bersih masih menjadi ancaman tahunan di setiap musim kemarau,” kata Kharis, Koordinator Program ACT DIY Senin (19/11/2018).

Merespons hal itu, Global Wakaf-ACT DIY terus melakukan aksi droping air bersih sejak bulan Juli lalu.

Pembangunan Wakaf Sumur produktif dinilai sebagai program jangka panjang untuk mengatasi kekeringan di DIY.

Dusun Dringo Desa Girijati Kecamatan Purwosari merupakan salah satu dusun di Gunungkidul yang terdampak cukup parah ketika musim kemarau melanda.

Warga Gunungkidul berjalan kaki mencari air. (istimewa)

Lebih dari enam bulan warga harus bertahan dengan mengambil air dari sumber yang jaraknya kurang lebih 1-2 km dari rumah warga.

“Sudah ada 13 Sumur dibangun Global Wakaf - ACT DIY dan 11 lokasi Wakaf Sumur berada di Gunungkidul tersebar di 8 kecamatan” kata Kharis.

Dia bersyukur Dringo menjadi dusun yang akan dibangunkan wakaf Sumur ke-14 di bulan November ini. “Alhamdulillah, masyarakat menyambut antusias rencana dibangunnya wakaf Sumur di dusun mereka,” tambah Kharis.

Kepala Dukuh Dringo Hariyadi juga menyampaikan ucapan syukur dan terima kasih yang tak terhingga, “Harapan kami  dengan dibangunkannya wakaf sumur ini menjadi solusi permasalahan air bersih di Dusun Dringo,” kata dia. (sol)



Senin, 19 Nov 2018, 20:48:12 WIB Oleh : Nanang WH 865 View
Belanja Rokok Keluarga Miskin Ternyata Lebih Besar
Senin, 19 Nov 2018, 20:48:12 WIB Oleh : Sholihul Hadi 570 View
Tak Sabar Bentuk LAMP, Lebih Cepat Lebih Bagus
Minggu, 18 Nov 2018, 20:48:12 WIB Oleh : Sari Wijaya 749 View
Sate Klatak Resmi Jadi Ikon Kuliner Bantul

Tuliskan Komentar