atas

Sleman Potensial untuk Pengembangan Usaha Kreatif

Selasa, 09 Apr 2019 | 19:37:57 WIB, Dilihat 200 Kali - Oleh Nila Jalasutra

SHARE


Sleman Potensial untuk Pengembangan Usaha Kreatif Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo MSI menghadiri Forum Komunikasi Investasi Perusahaan di The Rich Hotel, Selasa (9/4/2019). (istimewa)

Baca Juga : Kotak Suara Jangan Sampai Digigit Hewan


KORANBERNAS.ID – Bupati Sleman Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo MSI menyampaikan Kabupaten Sleman sangat potensial bagi pengembangan usaha-usaha kreatif.

Apalagi kabupaten ini memiliki berbagai potensi ekonomi yang masih terbuka lebar dan menarik investor untuk mengembangkan investasinya.

“Pada 2018 jumlah unit usaha PMA mencapai 80 unit usaha dengan nilai investasi mencapai 193,83 juta Dolar AS,” ujarnya saat menghadiri Forum Komunikasi Investasi Perusahaan, Selasa (9/4/2019), di The Rich Hotel Sinduadi Mlati.

Pada kegiatan yang diselenggarakan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (DPMPPT) Kabupaten Sleman kali ini, bupati menjelaskan penyerapan tenaga kerja mengalami kenaikan sebesar 3,38 persen yaitu sebanyak 8.834 tenaga kerja pada tahun 2018, naik dari tahun sebelumnya 8.504 tenaga kerja.

Jumlah unit usaha PMDN di tahun 2018 mencapai 88 unit usaha dengan nilai investasi Rp 5,58 triliun. Angka ini meningkat 43,43 persen dibanding nilai investasi pada 2017 sebesar Rp 3,89 triliun.

“PMDN pada tahun 2018 menyerap 16.569 tenaga kerja, meningkat sebesar 13,13 persen dibandingkan tahun 2017 sebanyak 14.646 tenaga kerja,” kata Sri Purnomo.

Melalui Forum Komunikasi Investasi Perusahaan diharapkan dapat meningkatkan komunikasi antara pemerintah dan pelaku usaha serta fasilitasi penyelesaian permasalahan yang dihadapi oleh pelaku usaha.

“Saya juga mengajak para pelaku usaha untuk semakin mengenal potensi di Sleman yang masih belum tergali secara optimal, dengan harapan potensi tersebut memperoleh kesempatan berkembang,” tambahnya.

Kepala  DPMPPT Kabupaten Sleman, Sutadi Gunarto, diwakili Sekretaris Dinas DPMPPT, Triana Wahyuningsih, mengatakan investasi berperan sangat strategis bagi upaya peningkatan perekonomian daerah.

Dari investasi dihasilkan produk barang dan jasa serta tersedianya lapangan kerja. Selain itu, juga membawa dampak alih teknologi, keterampilan manajemen dan nilai tambah ekonomis bagi daerah sekaligus meningkatkan income perkapita masyarakat.

Forum komunikasi yang diikuti 85 perusahaan di Sleman ini dilakukan untuk memfasilitasi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), agar dapat menyampaikan laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) secara online.

Pelaku usaha juga diharapkan mengetahui arah dan kebijakan penanaman modal Kabupaten Sleman.

“Dalam forum ini pelaku usaha diharapkan mengetahui bagaimana melengkapi salah satu pemenuhan komitmen permohonan izin usaha melalui Layanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik (OSS) yaitu Sertifikat Laik Fungsi (LSF),” jelas Sutadi. (sol)



Selasa, 09 Apr 2019, 19:37:57 WIB Oleh : Sari Wijaya 309 View
Kotak Suara Jangan Sampai Digigit Hewan
Selasa, 09 Apr 2019, 19:37:57 WIB Oleh : Sholihul Hadi 488 View
Para Perempuan Demo Menolak Politik Uang
Selasa, 09 Apr 2019, 19:37:57 WIB Oleh : Sholihul Hadi 4330 View
Ulama Sufi dari Berbagai Negara Berkumpul di Pekalongan

Tuliskan Komentar