sikapi-dengan-baik-kebijakan-zonasi-ppdb-Ketua PPDB SMAN 1 Purworejo, Eko Hendarto, memberi keterangan kepada koranbernas.id. (w asmani/koranbernas.id)


asmani

Sikapi dengan Baik Kebijakan Zonasi PPDB


SHARE

KORANBERNAS.ID -- Saat ini sebagian orang tua belum bisa menerima kebijakan zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019. Bahkan mereka melakukan unjuk rasa.

Ketua PPDB SMAN 1 Purworejo, Eko Hendarto,  kepada koranbernas.id di lobi sekolah, Kamis (20/6/2019), mengatakan pihaknya menyikapi baik kebijakan pemerintah tersebut.


Baca Lainnya :

Pada proses PPDB sekolah ini mengacu petunjuk teknis (juknis) Provinsi Jawa Tengah.

Dalam juknis tersebut diatur ketentuan zonasi sebesar 90 persen, terbagi dalam 70 persen zona berdasarkan jarak tempat tinggal.


Baca Lainnya :

Kemudian, 20 persen berdasarkan nilai UN dan prestasi kejuaraan, serta 10 persen lainnya di luar zona, terdiri dari 5 persen berdasarkan prestasi dan 5 persen lainnya berdasarkan kepindahan tugas orang tua.

Zonasi sebesar 70 persen tidak dilihat nilainya lagi, karena ketentuannya berdasarkan jarak. "Kami menerima pendaftaran tidak berdasarkan nilai,  karena berikutnya sistem yang bekerja," papar Eko.

Ketentuan zonasi PPBD sebesar 70 persen berpedoman pada jarak tempat tinggal peserta dengan  sekolah.

Sisanya 20 persen berdasarkan nilai UN dan prestasi kejuaraan, jika ada. Hal tersebut bisa dikatakan prestasi dalam zona.

Tahun ini, penerimaan peserta didik baru SMAN 1 Purworejo sejumlah 396 orang, rencananya untuk 11 kelas terdiri dari 8 kelas IPA, 2 kelas IPS dan 1 kelas IPB.

Untuk 5 persen sudah di luar zona, jika siswa memiliki prestasi kejuaraan maka pada setiap prestasi kejuaraan terdapat poin yang ditambahkan dengan nilai UN.

Sedangkan 5 persen berikutnya berdasarkan kepindahan tugas dari orang tua siswa.

Poin kejuaraan ketentuannya adalah, jika peserta didik mendapat prestasi skala internasional yakni juara 1, 2 dan 3 serta prestasi juara  1 secara nasional maka akan mendapat hak otomatis diterima langsung.

Sementara untuk kejuaraan nasional juara 2 mendapat tambahan nilai 5.00 dan juara 3 berhak nilai 4.00.

Untuk prestasi tingkat provinsi juara 1 mendapat nilai 3, juara 2 berhak 2,75 dan juara 3 mendapatkan nilai 2,50.

Adapun prestasi tingkat kabupaten juara 1 berhak nilai 2,25, juara 2 mendapat 2,00 dan juara 3 berhak 1,75.

Tetapi jika siswa tidak memiliki piagam kejuaraan, maka ketentuannya berdasar nilai UN.

 

Eko menambahkan prestasi hasil nilai UN SMAN 1 Purworejo berada pada peringkat ke-72 secara nasional dan peringkat 5 di Jawa Tengah.

"Walaupun PPDB tahun 2019 tidak seluruhnya berdasarkan nilai UN, saya berharap SMAN 1 Purworejo masih mampu mempertahankan prestasi," ungkap dia.

Menurut Eko apapun yang menjadi ketentuan pemerintah harus disikapi dengan baik. (sol)



SHARE

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini