Rabu, 22 Sep 2021,


siapsiap-jogja-bakal-punya-techno-parkAudensi tim BPPT dengan Gubernur DIY, Sri Sultan HB X terkait pembangunan BTP di Kompleks Kepatihan, Senin (15/10/2018).


yvesta
Siap-siap, Jogja Bakal Punya Techno Park

SHARE

KORANBERNAS.ID -- Fasilitas publik bagi masyarakat di Yogyakarta akan semakin bertambah. Baron Techno Park (BTP) rencananya akan mulai difungsikan dalam waktu dekat.


Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) segera menyelesaikan pembangunan BTP pada tahun ini. Sehingga techno park yang berada di Ngresik, Kanigoro, Sapto Sari, Ngresik, Kanigoro, Sapto Sari, Kabupaten Gunung Kidul tersebut dapat beroperasi secara maksimal pada 2019 mendatang.

  • Festival Pelangi Budaya Merapi Diikuti 49 Kelompok Seni
  • Desa Ini Punya Gudeg Salak yang Unik

  • Deputi Bidang Teknologi Informasi, Energi dan Material BPPT, Prof Eniya Listiani Dewi usai audensi dengan Gubernur DIY, Sri Sultan HB X di Kompleks Kepatihan, Senin (15/10/2018) mengungkapkan BTP akan berfungsi sebagai pusat penelitian dan pengembangan energi terbarukan yang dikembangkan BPPT.

    “Saat ini tengah dikembangkan jaringan cerdas energi terbarukan di techno park ini,” ujarnya.

  • Jogja Bay Waterpark Miliki Museum Air
  • Pariwisata Banyuwangi Melesat, Bantul Belajar

  • Pengembangan BTP, menurut Dewi sesuai dengan program pengembangan 100 technopark yang digagas Presiden Joko Widodo. Namun dari target tersebut, baru 22 unit techno park yang bisa dikembangkan.

    BTP merupakan satu dari sembilan techno park yang dikebut pembangunannya. Sehingga fasilitas tersebut dapat digunakan pada 2019 mendatang.

    “Sekarang tinggal penyiapan pengelolaan dan wisata, termasuk sistem jaringan cerdas energi terbarukan. Nantinya btp bisa digunakan untuk penelitian, training dan wisata edukasi,” tandasnya.

    Sementara Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda DIY, Budi Wibowo menjelaskan, BTP juga akan dimanfaatkan untuk sarana diseminasi Iptek energi terbarukan.

    “Selain untuk riset development dan pengembangan berbagai hal, sekaligus tempat wisata sehingga tidak hanya menimbulkan dampak positif bagi sektor pariwisata, tapi juga ilmu pengetahuan,” jelasnya.

    Melalui kerjasama BPPT dengan Pemda DIY dan stakeholder lain, termasuk perguruan tinggi (PT) maka pengembangan pusat penelitian tersebut dapat dilakukan secara optimal.

    Pemda DIY segera melakukan memorandum of understanding (MoU) melalui pemberian draft MoU kepada pihak-pihak terkait agar bisa ditindaklanjuti.

    “Setelah ada perjanjian kerja sama, dilanjutkan pembahasan secara detail, termasuk pembiayaan atau alokasi anggaran yang kemungkinan akan menggunakan model sharing dari, pemerintah pusat, Pemda maupun Perguruan Tinggi," imbuhnya.(yve)



    SHARE



    '

    BERITA TERKAIT


    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Tulis Komentar disini