Senin, 25 Jan 2021,


setelah-divaksin-jangan-abaikan-prokesAgung Laksmono. (sariyati wijaya/koranbernas.id)


Sariyati Wijaya

Setelah Divaksin Jangan Abaikan Prokes


SHARE

KORANBERNAS.ID, BANTUL -- Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bantul mendukung rencana vaksinasi yang dilakukan pemerintah.

“Kebijakan ini sebagai upaya untuk perbaikan penanganan pandemi Covid-19 yang belum berakhir malah semakin naik jumlah penderitanya. DPD PKS Bantul mendukung program tersebut,” kata Agung Laksmono, Ketua DPD PKS Bantul, kepada koranbernas.id di kantor DPD PKS Jalan Dr Supomo Bantul, Rabu (13/1/2021).


Menurut Agung, semua tidak mengetahui secara pasti efektivitas vaksin tersebut di dalam mengatasi pandemi Covid-19. Namun jangan sampai kebijakan vaksinasi menjadi euforia berlebihan yang membuat masyarakat terlena.

Jangan sampai setelah divaksin tidak menerapkan protokol kesehatan. Ini tidak boleh terjadi. “Artinya setelah vaksinasi, penerapan protokol kesehatan tetap relevan dikedepankan, memakai  masker, menjaga jarak aman dan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir atau memakai  hand sanitizer sebagai upaya menekan penyebaran wabah Covid-19 di masyarakat,” kata Agung.


DPD PKS Bantul juga  mendukung upaya anak bangsa di dalam menemukan vaksin-vaksin baru yang bisa lebih optimal untuk penanganan Covid-19. “Kita pernah mendengar vaksin merah putih yang dibuat anak bangsa sendiri. Kita berharap  pemerintah memfasilitasi untuk memproduksi temuan vaksin baru sebagai karya anak bangsa yang membanggakan. Sehingga kita tidak perlu lagi tergantung vaksin impor dari luar negeri,” katanya.

Paidi. (sariyati wijaya/koranbernas.id)

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bantul, Paidi, juga mendukung program pemerintah tersebut. “Kami mendukung program vaksinasi karena mampu meningkatkan imunitas penerima,” kata anggota FPG DPRD Bantul tersebut.

Dia mengaku siap divaksin. “Saya siap menerima vaksin. Kita tidak boleh lengah tetap harus menjalankan protokol kesehatan atau prokes,” katanya. (*)



SHARE
'

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini