atas1

Sekarang, Orang Dengan Gangguan Jiwa Bisa Rawat Inap

Senin, 15 Apr 2019 | 21:53:51 WIB, Dilihat 491 Kali - Oleh Nanang WH

SHARE


Sekarang, Orang Dengan Gangguan Jiwa Bisa Rawat Inap Bangsal rawap inap klinik kesehatan jiwa UPT Puskesmas Pejagoan, Kebumen. (nanang wh/koranbernas.id)

Baca Juga : Kerja Tak Beres, Bupati Ini Ancam OPD


KORANBERNAS.ID -- Manajemen  Rumah Sakit Dr Soedirman  (RSDS) Kebumen berencana  membangun bangsal khusus jiwa. Dibangunnya  bangsal jiwa, di rumah sakit tipe C milik Pemkab  Kebumen, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang memiliki anggota keluarga dengan kategori Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
    
Data dari Dinas Kesehatan  Kabupaten Kebumen, jumlah  ODGJ berat atau schicofrenia dan sejenisnya  di Kabupaten Kebumen yang sudah tertangani mencapai 1.859 orang. Sementara jumlah  rujukan ke  Rumah Sakit Jiwa dr Soerojo Magelang dalam sebulan rata rata 4–5 orang.
    
Direktur RSDS Kebumen dr Widodo Prihantoro MKes kepada wartawan Minggu (14/4/2019) mengungkapkan, pengembangan pelayanan di RSDS, manajemen RSDS berencana membangun bangsal rawat jiwa dan rawat inap paru paru. Penambahan 2 jenis pelayanan dengan jenis pertimbangan tingginya angka kesakitan, serta untuk lebih mendekatkan pelayanan rawat inap.

“Tahun 2020 bangsal rawat inap jiwa dan paru paru dibuka,“ kata Widodo Prihantoro.
    
Widodo Prihantoro yang didampingi pejabat struktural RSDS menambahkan, beberapa tahun terakhir ini, RSDS telah membuka poli/klinik kesehatan jiwa. Namun baru pelayanan rawat jalan. Awal pelayanan poli/klinik kesehatan jiwa, RSDS bekerja sama dengan RSJ dr Soerojo Magelang. Sehingga poli jiwa dilayani dokter spesialis kejiwaan rumah sakit jiwa tertua di Jateng. Sekarang RSDS telah bertambah dokter spesialis kejiwaan/psikiater sehingga hari pelayanan menjadi 6 hari sepekan.
    
“Pasien TB paru paru 1870 penderita, ODGJ berat 1859 penderita,“ kata Kepala  Dinas Kesehatan  Kabupaten Kebumen dr Rini Kristiani MKes, Senin (15/4/2019).  

Data itu berdasarkan data dari tempat pelayanan kesehatan  jiwa dan paru paru di Kabupaten Kebumen.

Sementara sumber koranbernas.id, di UPT Puskesmas Pejagoan mengatakan, rata rata jumlah ODGJ yang dirawat inap di klinik kesehatan jiwa rata-rata 35  orang per bulan. Jumlah kunjungan rawat jalan per bulan cukup tinggi. Misal Desember 2018, ada 800 lebih kunjungan rawat jalan di poli jiwa Sedangkan angka rujukan rawat inap ke RSJ dr Soerojo Magelang 4-5 orang per bulan. Pasien yang dirujuk ke Magelang, pasien dengan penyakit fisik ikutan yang tidak bisa ditangani poli jiwa Puskesmas Pejagoan.(yve)



Senin, 15 Apr 2019, 21:53:51 WIB Oleh : Masal Gurusinga 299 View
Kerja Tak Beres, Bupati Ini Ancam OPD
Senin, 15 Apr 2019, 21:53:51 WIB Oleh : Nila Jalasutra 331 View
Ketimpangan Gender Masih Saja Terjadi
Senin, 15 Apr 2019, 21:53:51 WIB Oleh : Yvesta Putu Sastrosoendjojo 405 View
Pemilu Luar Negeri Bermasalah, KPU Harus Tindak Tegas

Tuliskan Komentar