Jumat, 17 Sep 2021,


sejumlah-500-personel-amankan-kota-tegal-Dandim 0712/Tegal, Letkol Inf Richard Arnold Yeheskel Sangari memeriksa pasukan peserta Latihan Aplikasi Pengamanan Pemilu. (istimewa)


redaktur
Sejumlah 500 Personel Amankan Kota Tegal

SHARE

KORANBERNAS.ID – Sejumlah 500 personel dikerahkan untuk mengamankan Kota Tegal Jawa Tengah (Jateng) terkait dengan penyelenggaraan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 17 April 2019.


Para personel yang terdiri dari aparat TNI, Polri, Pemkot Tegal, KPU dan Bawaslu Kota Tegal itu, Sabtu (9/2/2019), di GOR Wisanggeni Kota Tegal, mengikuti Latihan Aplikasi Pengamanan Pemilu.

  • Tata Ruang Wilayah DIY Berubah Total
  • Kemiskinan di Provinsi DIY Cukup Meresahkan

  • “Tujuan dilaksanakannya latihan ini untuk meningkatkan kemampuan teknis maupun taktis pengamanan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden,” ungkap Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Kav Dani Wardhana SSos MM, M Han dalam amanat tertulis disampaikan Dandim 0712/Tegal,  Letkol Inf Richard Arnold Yeheskel Sangari.

    Hadir dalam kesempatan itu Danlanal Tegal, Kapolres Kota Tegal, Sekda Kota Tegal, Rindam IV/Diponegoro, Danyonif 407/PK, Kasiopsrem 071/Wk, Dansatradar 214/Tegal, Ketua KPU dan Bawaslu Kota Tegal, Komisioner dan staf KPU dan Bawaslu Kota Tegal, Kasatpol PP Kota Tegal, Kadishub Kota Tegal serta Dansubdenpom Tegal.

  • Pembeli Tak Sabar Ingin Segera Menyantap Durian Kaligesing
  • NU Godean Bangun Gedung Tiga Lantai

  • “Latihan ini sekaligus untuk meningkatkan dan memantapkan koordinasi TNI-Polri dan Pemerintah Daerah serta instansi terkait, untuk menghadapi berbagai hambatan dan gangguan Pemilu Legislatif dan Presiden yang mungkin bisa terjadi di daerah khususnya di Kota Tegal,” kata Danrem.



    Dandim 0712/Tegal,  Letkol Inf Richard Arnold Yeheskel Sangari memimpin latihan pengamanan pemilu. (istimewa)

    Dia berharap, unsur pimpinan beserta anggota yang tergabung sebagai peserta latihan lebih paham dan mengerti apa yang harus diperbuat dan dilakukan. Sehingga, tidak terjadi kesalahpahaman atau miskomunikasi antar sesama aparat di lapangan.

    "Laksanakan tugas dan tanggung jawab dengan sungguh-sungguh, penuh semangat dan dedikasi yang tinggi. Melalui latihan aplikasi ini dapat meningkatkan kemampuan dalam menerapkan mekanisme prosedur pengamanan Pemilu Legislatif dan Presiden Tahun 2019," harap Danrem.

    Menurut dia, komitmen netralitas TNI pada Pemilu 2019 harus dipegang teguh. “Ciptakan realisme realisme latihan sebenarnya, sehingga dapat dipahami teknik, prosedur dan mekanisme serta sistem komunikasi komando dan pengendalian, pengamanan Pemilu,” ujarnya.

    Selain itu, juga laksanakan koordinasi dan kerja sama yang baik dengan seluruh komponen bangsa lainnya di wilayah masing-masing, khususnya Kota Tegal, sehingga dapat terwujud sinergitas dalam pengamanan Pemilu 2019. (sol)



    SHARE



    '

    BERITA TERKAIT


    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Tulis Komentar disini