atas

Rizal Ramli Optimistis Indonesia Jadi Negara Maju

Kamis, 04 Apr 2019 | 21:52:40 WIB, Dilihat 1549 Kali - Oleh Sholihul Hadi

SHARE


Rizal Ramli Optimistis Indonesia Jadi Negara Maju Rizal Ramli saat menjadi pembicara Dialog Kebangsaan di Kampus UMY, Kamis (4/4/2019). (sholihul hadi/koranbernas.id)

Baca Juga : Kampanye di Yogyakarta, AHY Disambut Ribuan Pendukungnya


KORANBERNAS.ID – Ekonom senior Dr Ir Rizal Ramli MA optimistis Indonesia akan menjadi negara maju. Hanya saja syaratnya, rakyat dan pemimpinnya harus sama-sama berani ambil risiko.

“Kenapa Indonesia ketinggalan, karena kurang berani mengambil risiko. Indonesia memiliki kans tinggi menjadi negara maju,” ujarnya saat menjadi pembicara Dialog Kebangsaan di Kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Kamis (4/4/2019).

Pada acara yang digelar BEM KM UMY dan dipandu moderator Aulia Ramadhandi SH itu, Rizal Ramli memaparkan konsep membangun perekonomian Indonesia ke depan dari dua calon presiden (capres) yakni Joko Widodo dan Prabowo Subianto.

Dari analisisnya, Rizal Ramli yakin perekonomian Indonesia ke depan lebih maju apabila di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto.

Alasannya? “Pak Joko Widodo memang berhasil di infrastruktur tetapi gagal dalam empat tahun terakhir. Percepatan pengurangan kemiskinan paling rendah. Risiko makro ekonomi Indonesia lebih tinggi karena pertumbuhan ekonomi mandek di angka 5 persen,” jelasnya.

Menko Perekonomian (2000-2001) serta Menko Maritim (2015-2016) ini menambahkan, pada Pemilu 2019 ini rakyat biasa berprinsip tidak penting siapa capresnya. “Siapa pun presidennya harus bisa memajukan perekonomian Indonesia,” tegasnya.

Penasihat ekonomi Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) ini kemudian bercerita pada 2002 diminta oleh PBB untuk membantu Vietnam.

“Kita melakukan review rencana pembangunan Vietnam 20 tahun. Waktu itu Hanoi kayak Jakarta tahun 70-an,” ucap dia.

Semula langkahnya itu sempat diragukan tetapi dia yakin Vietnam adalah bangsa hebat di Asia yang berhasil membuat penjajah Prancis lari terbirit-birit serta bangsa yang mampu membuat Amerika Serikat kalah perang.

Dari contoh itu, Rizal Ramli semakin optimistis Indonesia sebagai bangsa yang besar mampu mencapai kemajuan di bidang perekomian.

Asalkan, kata dia, tidak tergantung Bank Dunia karena hampir semua negara yang manut lembaga itu tidak bisa menjadi negara maju sebab terbebani utang.

Di bidang pendidikan Rizal Ramli juga melihat anak-anak Indonesia di luar negeri selalu menjadi juara akan tetapi mereka tidak terbiasa berkompetisi.

Menurut dia, kompetisi erat korelasinya dengan keberanian untuk mengambil risiko. “Orang yang paling sukses itu biasanya otodidak, bukan orang pintar dari hasil sekolahan,” kata dia. (sol)



Kamis, 04 Apr 2019, 21:52:40 WIB Oleh : Sholihul Hadi 683 View
Kampanye di Yogyakarta, AHY Disambut Ribuan Pendukungnya
Kamis, 04 Apr 2019, 21:52:40 WIB Oleh : Nanang WH 244 View
Korban Keracunan Sate Bertambah
Kamis, 04 Apr 2019, 21:52:40 WIB Oleh : Sholihul Hadi 243 View
Dari Sampah Tercipta Produk Kerajinan

Tuliskan Komentar