atas1

Rektor hingga Petugas Kebersihan Ikut Njathil di UNY

Jumat, 03 Mei 2019 | 14:21:28 WIB, Dilihat 414 Kali - Oleh Muhammad Zukhronnee Ms

SHARE


Rektor hingga Petugas Kebersihan Ikut Njathil di UNY Rektor UNY Sutrisna Wibawa ikut njathil bersama ribuan peserta. (muhammad zukhronnee ms/koranbernas.id)

Baca Juga : Wabup Sleman Lempar Kendi ke Blue Lagoon


KORANBERNAS.ID -- Dalam rangka Dies Natalis ke-55 Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), ribuan orang penari jathilan berdandan lengkap dengan atribut dan jaranan, (2/5/2019), melakukan upacara memperingati Hari Pendidikan Nasional. Acara UNY Jathil kali ini berhasil menorehkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI).

Ketua Jurusan Pendidikan Seni Tari Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Dr Kuswarsantyo menyampaikan, ada dua kategori unik yang menyebabkan tercatatnya peristiwa ini oleh MURI.

"Pertama, lomba jathilan kreasi terbaru terbanyak di dalam kampus. Kedua, unik karena semua peserta upacara Hardiknas berbusana jathilan. Dua spesifikasi ini kita tonjolkan mendapat rekomendasi piagam rekor MURI," paparnya di sela-sela rangkaian UNY Jathil di lapangan hoki Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) UNY, Kamis (2/5/2019).

Peserta mayoritas dari kampus setempat mulai rektor hingga petugas kebersihan. Saat acara berlangsung, kantor-kantor di kampus itu kosong. Sedangkan peserta dari luar UNY lebih dari 500 orang.

Kuswarsantyo menjelaskan, koreografi jathilan kreasi baru yang dilombakan ini murni karyanya, dibuat berdasarkan tradisi jathilan asli yang dikembangkan. "Artinya sudah saya modifikasi dan dijamin tidak ndadi, karena durasi hanya tiga menit," kata dia.

Rektor UNY Sutrisna Wibawa didampingi Sri Widayanti dan Dr Kuswarsantyo menunjukkan piagam MURI yang baru saja diterimanya. (muhammad zukhronnee ms/koranbernas.id)

Karya koreografi Jjthilan kreasi baru ini sebelumnya diunggah pada platform video streaming Youtube, agar bisa dijadikan tutorial seluruh peserta UNY Jathil.

Senior Manager Museum Rekor Indonesia, Sri Widayanti, menyatakan UNY Jathil berhasil menorehkan catatan rekor MURI ke-8.995.

"Kamis 2 Mei 2019 kami dari Museum Rekor Dunia Indonesia datang ke kampus UNY untuk mencatat prestasi yang spektakuler yaitu lomba tari jathilan kreasi baru dengan peserta terbanyak," terangnya kepada media.

Dari hasil verifikasi, terhitung ada 4.883 peserta mengikuti festival tersebut. “Ini merupakan jathilan kreasi baru pertama kali yang diselenggarakan kampus," kata Sri Widayanti.

Acara ini menambah daftar prestasi UNY yang tercatat MURI. Rekor sebelumnya adalah membaca serentak dengan peserta terbanyak (2005) dan membuat lincak (kursi bambu) terpanjang pada 2006.

Kemudian, menulis surat kepada presiden di atas kain terpanjang (2006). Penulisan surat menggunakan huruf braille dengan peserta (2007).

Kelompok njathilan bersiap mengikuti acara UNY Njathil. (muhammad zukhronnee ms/koranbernas.id)

Gunungan wayang dengan mi instan setinggi 13 meter pada 2013 juga masuk rekor MURI, serta Profesor Dr Sugiyono MPd tercatat sebagai penulis buku terbanyak bidang metode penelitian.

Rektor UNY Sutrisna Wibawa yang ikut njathil pagi itu mengaku tidak kesulitan. "Gerakan-gerakan dalam jathilan ini sudah familiar bagi kita, bahkan sejak kecil, tinggal penyesuaian sedikit saja," akunya.

Sutrisna ingin UNY Jathil menjadi agenda tahunan. "Jathilan merupakan kesenian rakyat tertua di Jawa, menggambarkan seorang prajurit. Jadi kita ini adalah prajurit-prajurit Indonesia, marilah kita pertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia," paparnya.

Semangat keprajuritan masa lalu perlu dibangkitkan kembali melalui acara jathil. ”Jathilan juga mempunyai nilai kepahlawanan yang akan kita bagikan kepada generasi muda," tandasnya. (sol)


Video Terkait:



Kamis, 02 Mei 2019, 14:21:28 WIB Oleh : Nila Jalasutra 459 View
Wabup Sleman Lempar Kendi ke Blue Lagoon
Kamis, 02 Mei 2019, 14:21:28 WIB Oleh : Sari Wijaya 347 View
Lansia Sedayu Bertekat Hidup Sehat
Kamis, 02 Mei 2019, 14:21:28 WIB Oleh : Sholihul Hadi 350 View
Kemendag Perintahkan Importir Keluarkan Stok Bawang Putih

Tuliskan Komentar