rekapitulasi-berjalan-lancar-dan-transparan-di-diyProses penghitungan dan rekapitulasi suara dilakukan KPU DIY di Gedung JEC, Senin (6/5/2019). (rosihan anwar/koranbernas.id)


rosi

Rekapitulasi Berjalan Lancar dan Transparan di DIY

SHARE

KORANBERNAS.ID -- Proses penghitungan dan rekapitulasi suara di tingkat KPU kabupaten/kota di DIY telah usai. Saat ini proses penghitungan dan rekapitulasi di tingkat KPU DIY sedang berlangsung selama tiga hari hingga 8 Mei 2019.

Sejak hari pencoblosan hingga proses penghitungan rekapitulasi suara di DIY relatif berlangsung aman dan lancar.


Baca Lainnya :

Fakta terjadinya perbedaan dan kesalahan penghitungan dapat diselesaikan dengan adil dan transparan ketika rapat pleno terbuka digelar di KPU kabupaten/kota.

“Kalau ditanya, lancar tersendat, bagaimana ya menjelaskannya,” kata Sri Rahayu Werdiningsih, anggota Bawaslu DIY.


Baca Lainnya :

Sembari tersenyum wanita yang akrab disapa Cici itu turut mengomentari proses rekapitulasi. Kepada koranbernas.id,  dia menyatakan kesalahan-kesalahan pendataan dapat diselesaikan secara jujur, adil dan transparan tanpa ada gejolak.

“Secara kesuluruhan lancar, memang ada perbedaan di daftar pemilih. Antara DPK, DPT, DPTb dan penggunaan hak pilih itu yang terbanyak ditemukan (kesalahan) di situ,” ujarnya, Sabtu (4/5/2019), ketika mengawasi jalannya rekapitulasi di tingkat kabupaten/kota.

Hal serupa disampaikan Ketua KPU DIY Hamdan Kurniawan. Sejak Senin (6/5/2019) pagi, KPU DIY mulai menggelar proses rekapitulasi penghitungan suara tingkat provinsi yang menghimpun hasil rekapitulasi di lima kabupaten/kota.

“Jadi untuk Kabupaten Kulonprogo, Alhamdulillah untuk jenis pemilihan telah dibacakan, sudah disahkan dan tidak ada keberatan apa pun. Hanya tadi memang berita acara belum dibubuhkan tempat dan tanggal, sehingga di forum ini langsung ditindaklanjuti DP 1 yang Kulonprogo,” katanya di Gedung Jogja Expo Center (JEC), lokasi yang dipilih KPU DIY untuk rekapitulasi.

Proses rekapitulasi dimulai dari hasil penghitungan suara di Kabupaten Kulonprogo dan Gunungkidul.

Komisioner KPU DIY Siti Ghoniyatun menyebutkan, sampai saat ini proses yang berlangsung di Ruang Yudhistira Gedung JEC berjalan lancar.

Siti Ghoniyatun menyebutkan ada dua kabupaten yang belum siap untuk proses rekapitulasi tingkat provinsi. KPU pun masih menunggu proses yang berlangsung di dua daerah tersebut.

“Sleman dan Bantul karena ada proses PSU dan PSL, serta proses rekap masih berjalan di tingkat kabupaten sehingga belum bisa diserahkan pada hari ini,” ungkapnya, Senin pagi.

Pencurian suara

Proses penghitungan dan rekapitulasi pun berjalan lancar, jujur serta transparan.

Dimintai tanggapan kabar keluhan caleg partai tertentu tentang adanya pencurian suara, Siti Ghoniyatun menyatakan KPU siap membuka diri untuk menelusuri kesalahan yang terjadi pada proses penghitungan dan rekapitulasi di tingkat bawah.

“Pasti akan kami beri ruang setelah kita membacakan hasil, apakah ada keberatan atau tidak. Jika keberatan itu bisa diterima, maka KPU seketika akan melakukan pembetulan. Untuk kejadian khusus atau keberatan saksi akan dituangkan dalam formulir kalau di kabupaten DP 2 kalau di provinsi DC 2,” tandasnya.

Secara terpisah, ulama muda, Miftah Maulana Habiburrahman atau akrab disapa Gus Miftah mengapresiasi kinerja penyelenggara pemilu.

“Kita semua tahu, penyelenggara pemilu sudah bekerja keras. Bahkan ada yang sampai dirawat dan bahkan ada yang meninggal dunia,” tuturnya.

Pengasuh Ponpes Ora Aji Dusun Tundan Purwomartani Kalasan Sleman itu meminta masyarakat tidak mempercayai provokasi yang mencoba mendelegitimasi penyelenggaraan pemilu serentak tahun ini.

“Saya secara pribadi yakin proses rekapitulasi yang dilakukan di TPS, PPK maupun KPUD sudah berjalan dengan lancar, jujur, adil, demokratis dan transparan. Kalau toh ditemukan masalah, dapat kita selesaikan  secara baik dengan jalur hukum,” papar Gus Miftah. (sol)



SHARE

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini