ratusan-wisatawan-disengat-uburuburPetugas menolong wisatawan yang tersengat ubur-ubur di pantai selatan Gunungkidul, Minggu (9/8/2020). (sutaryono/koranbernas.id)


St Aryono

Ratusan Wisatawan Disengat Ubur-ubur


KORANBERNAS.ID, GUNUNGKIDUL -- Ratusan wisatawan yang berkunjung di kawasan pantai selatan Gunungkidul disengat ubur-ubur, Minggu (9/8/2020). Dari ribuan pengunjung pantai, tercatat 269 wisatawan menjadi korban, bahkan ada yang terpaksa dilarikan ke Puskesmas dan poliklinik terdekat.

Sekretaris SAR Satlinmas SAR Wilayah II Gunungkidul, Surisdiyanto, mengakui sejak Minggu pagi semua kawasan pantai di Gunungkidul dijubeli pengunjung.


Baca Lainnya :

Saat wisatawan menikmati liburan, sejak pagi hingga sore pihaknya harus melakukan pertolongan terhadap ratusan wisatawan yang tersengat ubur-ubur.

Berdasarkan pendataan, hanya dalam sehari terdapat 269 orang wisatawan tersengat ubur-ubur. Terbanyak di Pantai Sepanjang dengan total 72 orang, Pantai Krakal 63 orang, Pantai Pulang Sawal atau Indrayanti sebanyak 48 orang, Sundak ada 8, Drini 37 orang, Kukup ada 38 wisatawan dan Pantai Ngrenehan tercatat 3 orang wisatawan.


Baca Lainnya :

“Dari ratusan korban ini, ada empat orang pengunjung yang harus dilarikan ke Puskesmas karena tidak bisa menahan kesakitan bahkan mengalami sesak nafas," katanya.

Sedang korban yang lain berhasil diatasi dengan mengoleskan alkohol pada bagian yang tersengat ubur-ubur tersebut.

Ubur-ubur yang biasa muncul itu merupakan binatang laut tergolong kelas Scyphozoa. Tubuhnya yang berbentuk payung berumbai bisa menyebabkan gatal di kulit jika tersentuh. Namun jika tidak kuat bisa menyebabkan sesak nafas.

Bentuk ubur-ubur menarik perhatian khususnya anak-anak karena memiliki tubuh transparan dan rumbai warna biru. Bentuk warna menarik ini seringkali membuat pengunjung ingin menyentuhnya.

Ubur-ubur biasanya terbawa ombak dan terseret ke pasir. "Warnanya yang unik kadang menarik perhatian pengunjung untuk menyentuh," ucap Suris.

Suris menyebut pihaknya bersama masyarakat berupaya membersihkan ubur-ubur di kawasan pantai agar tidak tersentuh pengunjung. Ubur-ubur yang dibersihkan kemudian dikubur.

"Kami hanya bisa mengimbau agar wisatawan tidak menyentuh ubur-ubur karena masih banyak di lautan. Berkunjung ke pantai aman, asal mematuhi dan mengikuti arahan petugas di lapangan," kata anggota SAR yang akrab dengan media ini. (sol)



BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini