raja-berbatik-model-pembelajaran-alternatifAnik Rahmawati Wahyuningsih, ST., MT


Anik-Rahmawati

Raja BerbaTIK, Model Pembelajaran Alternatif

SHARE

SEJAK dikeluarkannya Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 06/D.D5/KK/2018 tentang Spektrum Keahlian Sekolah Menengah Kejuruan, program keahlian Teknik Gambar Bangunan dengan program diklat 4 tahun, berubah nama menjadi Disain Permodelan dan Informasi Bangunan dengan program diklat 3 tahun.  Pada program diklat 3 tahun, peserta didik wajib melaksanakan praktik kerja industri (prakerind) selama 6 bulan, sehingga durasi waktu untuk penyampaian materi, sebagai bekal peserta didik sebelum praktik kerja menjadi berkurang.  Hal ini menjadi latar belakang pelaksanaan proyek pembelajaran Raja BerbaTIK, yang merupakan akronim dari Pembelajaran Jarak Jauh Berbasis TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) 

Dalam Permendikbud Republik Indonesia nomor 24 tahun 2012 pasal 1 ayat 1, yang dimaksud pendidikan jarak jauh adalah pendidikan yang peserta didiknya terpisah dari pendidik dan pembelajarannya menggunakan berbagai sumber belajar melalui teknologi informasi dan komunikasi atau media lain. Menurut Hery Nuryanto (2012), Teknologi informasi adalah kegiatan pengumpulan, pengolahan, pengelolaan, penyimpanan, penyebaran dan pemanfaatan suatu informasi. Kegiatan ini menyangkut perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software). Kehadiran komputer, internet, telepon seluler dan berbagai alat teknologi informasi dan komunikasi membuat arus informasi semakin lancar.  Bahkan menurut Tuti Indriyani (2015) teknologi informasi dan komunikasi sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.


Baca Lainnya :

Seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi,  pelaksanaan pembelajaran jarak jauh akan semakin bervariasi dan semakin berkembang.  Pembelajaran jarak jauh bisa dijadikan salah satu alternatif pelaksanaan pembelajaran di era pendidikan 4.0,  yang memiliki jangkauan lebih luas.  Pada era pendidikan 4.0, kegiatan belajar mengajar mengalami perubahan menuju ke arah pemanfaatan teknologi digital dan teknologi cyber.  Untuk menciptakan generasi yang kreatif, inovatif dan kompetitif harus dilakukan berbagai macam cara mengoptimalkan penggunaan teknologi digital dan teknologi cyber sebagai alat bantu pendidikan, agar mampu menghasilkan output yang dapat mengikuti perubahan zaman menjadi lebih baik.

Keberhasilan pembelajaran jarak jauh, tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan teknologi informasi dan komunikasi, tetapi juga tergantung kepada kualitas pengajar, materi pembelajaran dan metode yang dipilih oleh pengajar, dalam menyampaikan materi pembelajaran.  Selain itu juga dipengaruhi oleh keaktifan peserta didik dalam mengikuti pembelajaran.  Melalui proyek Raja BerbaTIK, komunikasi antara guru dan peserta didik yang sedang prakerind senantiasa terjalin, sehingga proses pembimbingan dan penyampaian materi pelajaran tetap berlangsung.  Sarana komunikasi yang digunakan adalah melalui pesan whatsapp, kelas maya edmodo dan video conference dengan webex.com.  Sedangkan media pembelajaran yang digunakan adalah dengan video tutorial yang sudah diunggah pada chanel youtube.   


Baca Lainnya :

Dengan proyek Raja BerbaTIK ini, peserta didik dapat memahami dan menerapkan materi pada mata pelajaran Aplikasi Perangkat Lunak AutoCad. Hal ini dibuktikan dengan hasil tugas peserta didik yang dikirimkan melalui kelas maya edmodo mencapai jumlah 100%. Walaupun ada beberapa peserta didik yang mengirimkan hasil tugas melewati batas waktu yang ditentukan. Untuk tugas literasi mandiri, ada 34% peserta didik yang terlambat mengirimkan hasil tugas. Sedangkan untuk tugas praktek mandiri menggambar rumah tinggal 3 dimensi, 16% peserta didik mengirimkan hasil tugas melewati batas waktu yang ditentukan.

Jadi pembelajaran jarak jauh berbasis TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) dapat dijadikan alternatif model pembelajaran yang diterapkan pada peserta didik yang sedang melaksanakan praktek kerja industri di kelas XII SMK. ***

Anik Rahmawati Wahyuningsih, ST., MT

Guru SMK Negeri 2 Klaten


TAGS:

SHARE

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini