atas1

Pupuk Jenis Ini Mampu Seimbangkan PH Tanah

Selasa, 16 Apr 2019 | 10:21:29 WIB, Dilihat 353 Kali - Oleh Sholihul Hadi

SHARE


Pupuk Jenis Ini Mampu Seimbangkan PH Tanah Panen padi di Desa Banjarsari Kulon Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas. (istimewa)

Baca Juga : Perusahaan Besar Tertarik Kelola Sampah Piyungan


KORANBERNAS.ID –  Sejumlah petani di wilyah Kabupaten Banyumas Jawa Tengah mengeluhkan kondisi lahan pertanian mereka yang dinilai berkurang kesuburannya. Dampaknya adalah hasil panen padi berkurang.

Merespons keluhan masyarakat di lapis bawah itu, Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Kav Dani Wardhana S Sos MM M Han, kemudian berinisiatif menggunakan pupuk Wijayakusuma Nutrisi, salah satu jenis pupuk yang mampu menyeimbangkan PH maupun keasaman tanah.

Hasilnya, panen padi pun meningkat. Ini dibuktikan dalam panen padi demplot menggunakan pupuk Wijayakusuma Nutrisi di lahan milik Sertu Mukson, Babinsa Koramil Sumbang Kodim 0701/Banyumas, Senin (15/4/2019), di Desa Banjarsari Kulon Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas.

Kolonel Kav Dani Wardhana menyampaikan, maksud kegiatan ini untuk memberikan sebuah solusi terkait dengan lahan/sawah dan tanaman lain.

"Yang melatarbelakangi kami turun kelapangan adalah adanya keluhan petani seperti kesuburan tanah, keasaman tanah dan hasil panen," ujarnya.

Menurut dia, jajaran Korem 071/Wk melalui Kodim-Kodim jajaran Korem 071/Wk sudah  menggunakan pupuk nutrisi yang bisa meningkatkan PH.

"Tidak ada niat untuk mengintervensi petani menggunakan pupuk Wijayakusuma Nutrisi, tapi mencarikan solusi permasalahan tersebut. Tidak hanya untuk tanaman padi, pupuk ini bisa untuk jenis tanaman lain seperti bawang, cabai, dan tanaman produktif, serta Nutrisi khusus untuk berbagai jenis perikanan," terangnya.

Camat Sumbang Kab Banyumas Drs Nungky Harry Rachmat MSi  menyampaikan apresiasi yang tinggi atas atensi TNI dalam hal ini Korem 071/Wk beserta satuan jajarannya yang membantu meningkatkan produktivitas petani di wilayahnya.

"Betapa luar biasanya atensi TNI terhadap ketahanan pangan di wilayah kita, panen demplot sudah bisa kita rasakan hasilnya. Kami berharap agar wilayah kecamatan lain juga dikunjungi dan dibantu agar swasembada pangan bisa terpenuhi," harapnya.

Upaya pendampingan terhadap petani terkait Upsus Pajale hasilnya sangat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat di Kecamatan Sumbang.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Banyumas, Ir Widarso, juga mengapresiasi langkah Korem 071/Wk. "Terima kasih kepada TNI karena sejak lama sudah dibantu dalam Upsus Pajale. Kita tahu kebutuhan penduduk semakin meningkat dan kebutuhan pangan juga meningkat tetapi lahan semakin berkurang," ucap dia.

Salah satu upaya untuk mengatasi ketahanan pangan adalah dengan demplot dan jenis nutrisi untuk meningkatkan hasil panen, sehingga petani bisa melihat dan mempraktikkan sendiri.

Dia mengatakan produksi pertanian saat ini semakin stagnan. Untuk meningkatkan hasil panen dan kesuburan tanah salah satunya dengan nutrisi.

"Kabupaten Banyumas saat ini sedang memasuki periode musim panen, kendala yang dihadapi ada sebagian yang sedang masuk musim tanam kedua, tetapi sebagian wilayah mengalami kesulitan air. Ke depannya bagaimana mengatasi kesulitan air pada musim tanam karena ada tanaman yang harus kita selamatkan," terangnya.

Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf Candra SE MI Pol mengatakan, pangan adalah kebutuhan dasar manusia, sehingga TNI bersama masyarakat menciptakan ketahanan pangan.

"Pupuk Wijayakusuma nutrisi ini diharapkan menjadi solusi meningkatkan kesuburan tanah dan hasil panen. Demplot di Kecamatan Sumbang merupakan demplot yang kedua, demplot pertama di Kecamatan Karanglewas," jelasnya. (sol)



Selasa, 16 Apr 2019, 10:21:29 WIB Oleh : Sholihul Hadi 448 View
Perusahaan Besar Tertarik Kelola Sampah Piyungan
Selasa, 16 Apr 2019, 10:21:29 WIB Oleh : Sholihul Hadi 25961 View
Hakim PN Yogyakarta Tertunduk Usai Memvonis Sembilan Terdakwa
Senin, 15 Apr 2019, 10:21:29 WIB Oleh : Endri Yarsana 438 View
CPNS Diminta Bersabar Setahun lagi

Tuliskan Komentar