pt-pln-salurkan-listrik-tegangan-menengah-ke-pt-safelock-medicalPetugas PLN ULP Delanggu menyalurkan listrik tegangan menengah berdaya 555 KVA ke PT Safelock Medical Klaten, Selasa (20/9/2022). (istimewa)


Masal Gurusinga
PT PLN Salurkan Listrik Tegangan Menengah ke PT Safelock Medical

SHARE

KORANBERNAS.ID, KLATEN -- Sebagai wujud dukungan terhadap pelaku usaha di wilayahnya, PT PLN (Persero) UP3 Klaten terus memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.


Melalui PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Delanggu, Selasa (20/9/2022), berhasil disalurkan listrik tegangan menengah dengan daya 555.000 Volt Amphere (VA) ke industri alat kesehatan yang berlokasi di Desa Kaligawe Kecamatan Pedan Kabupaten Klaten.


PT Safelock Medical merupakan industri yang memproduksi alat-alat kesehatan unit besar untuk rumah sakit maupun produk sekali pakai.

Manager Maintenance PT Safelock Medical, Ujang, mengatakan kebutuhan mesin menjadi alasan penambahan daya dari 197 KVA menjadi 555 KVA.


"Mengapa kami dari perusahaan menambah daya, karena kebutuhan permesinan kami besar sehingga perlu penyesuaian. Proses produksi kami menggunakan alat-alat dan mesin yang membutuhkan daya besar," katanya.

Sementara itu dalam proses penyalaannya, PLN menggunakan tim khusus, yaitu tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) agar kelistrikan tetap menyala tanpa mengganggu aktivitas masyarakat sekitar. Tentu hal ini selaras dengan komitmen PLN memberikan keandalan dan kenyamanan listrik.

Supervisor Teknik PLN ULP Delanggu, Fibri Mujianto,  menjelaskan PLN akan selalu menjaga keandalan listrik. "Alhamdulillah kami berhasil menyalakan daya 555 KVA (Kilo Volt Amphere) untuk Safelock Medical. Kami berkomitmen untuk selalu menjaga keandalan agar pabrik alat kesehatan ini dapat memproduksi dengan nyaman dan semakin berkembang," ujar Fibri.

Keberhasilan PLN menyalakan listrik ke PT Safelock Medical, membuktikan bahwa PLN UP3 Klaten berkomitmen mendukung pelaku usaha dalam peningkatan ekonomi di wilayah Kabupaten Klaten dan Boyolali. (*)


TAGS: PLN  Klaten 

SHARE
'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini