proyek-jalan-purwodeso--petanahan-harus-diperbaiki-sesuai-kontrak-kerjaKomisi D DPRD Kebumen, pekan kedua September 2022, menemukan keretakan di sebagian jalan rigid beton Purwodeso - Petanahan di Km 1,2. (istimewa)


Nanang W Hartono
Proyek Jalan Purwodeso - Petanahan Harus Diperbaiki Sesuai Kontrak Kerja

SHARE

KORANBERNAS.ID, KEBUMEN -- Pemkab Kebumen menghargai temuan dan rekomendasi Komisi D DPRD Kabupaten Kebumen, atas pelaksanaan pekerjaan jalan rigid beton jalur Purwodeso - Petanahan. Pemkab Kebumen memberi waktu kepada kontraktor untuk memperbaiki bagian jalan retak, seperti temuan Komisi D tersebut.


Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mengatakan hal itu kepada wartawan, Rabu (21/9/2022) siang. Arif Sugiyanto mengatakan, temuan Komisi D, sebelumnya sudah ditemukan Wakil Bupati Kebumen Ristawati Purwaningsih, pada Juni 2022.


Pemberi kerja, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Dinas PU-PR) Kebumen menindaklanjuti temuan itu. Di antaranya, kontraktor diwajibkan memperbaiki bagian yang retak.

Temuan dan rekomendasi Komisi D, antara lain pembongkaran bagian yang retak. Pemkab Kebumen menghargai hal itu. Pemberi kerja memberi waktu kepada kontraktor untuk memperbaiki bagian yang retak.


"Sekarang masih masa pemeliharaan pekerjaan, " kata Arif Sugiyanto.

Dinas PU PR Kebumen telah meminta bantuan tim ahli Universitas Negeri Sekarang, untuk melakukan penelitian kualitas pekerjaan. " Sampai sekarang, saya belum menerima laporan Dinas PU PR, hasil penelitian tim ahli, " kata Arif Sugiyanto. Kepada rekanan, agar bisa menyerahkan pekerjaan dengan kualitas dan kuantitas sesuai kontrak kerja.

Kepala Dinas PU PR Kebumen Haryono Wahyudi menambahkan, pekerja fisik sudah selesai 100 persen. Namun pekerjaan itu belum diserahkan kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Kontrak kerja pekerjaan jalan sepanjang 1.400 meter, pada 5 November 2022.

Tim ahli, untuk kedua kalinya ke lokasi pekerjaan, Rabu siang, untuk pengambilan contoh material hasil pekerjaan di bagian yang retak. Hasilnya baru diketahui, setelah diteliti di laboratorium.

Ketua Komisi D Bambang Sutrisno membenarkan, komisinya telah merekomendasikan pembongkaran bagian jalan yang kualitasnya, diduga tidak sesuai kontrak kerja. Namun jika hasil penelitian tim ahli, kualitas pekerjaan itu baik, harus ada pekerjaan sejenis, sebagai pembanding. (*)

 



SHARE
'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini