ppdb-tanpa-legalisasi-akta-kelahiran-dan-kkKepala Disdik Sleman Dra Sri Wantini MPd (kanan)  didampingi Reni Tri Pujiastuti menjelaskan proses PPDB, Rabu (19/6/2019). (nila jalasutra/koranbernas.id)


bid-jalasutra

PPDB Tanpa Legalisasi Akta Kelahiran dan KK

SHARE

KORANBERNAS.ID -- Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sleman menegaskan proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tanpa legalisasi akta kelahiran maupun kartu keluarga (KK).

“Calon peserta didik baru cukup menyerahkan fotokopi beserta aslinya saat proses verifikasi. Tidak perlu melampirkan legalisir akta kelahiran dan kartu keluarga,” ujar Dra Sri Wantini MPd, Kepala Disdik Sleman.


Baca Lainnya :

Menyampaikan penjelasan kepada awak media di Pers Room Humas dan Protokol Sleman, Rabu (19/6/2019), dia mengatakan pada juknis PPDB memang disebutkan harus menyertakan akta kelahiran dan kartu keluarga yang sudah dilegalisir. Namun aturan tersebut kini sudah direvisi.

"Ada perubahan juknis PPDB. Akta kelahiran dan kartu keluarga tidak perlu dilegalisir. Melainkan cukup fotokopi dan menunjukkan aslinya pada saat verifikasi berkas," kata Sri Wantini.


Baca Lainnya :

Disdik Sleman akan segera membuka pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk tingkat SD-SMP. Proses pendaftaran tersebut dibuka secara online.

Pendaftaran PPDB online jenjang SD akan mulai dibuka pada 21 hingga 25 Juni mendatang. “Untuk jenjang SMP pendaftaran PPDB online dimulai 28 Juni hingga 2 Juli 2019," kata dia.

Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, PPDB SD-SMP di Sleman menggunakan tiga jalur yaitu zonasi, prestasi, dan perpindahan tugas orang tua.

Penerimaan jalur zonasi mencapai 90 persen dari total daya tampung sekolah. Sementara dua jalur lainnya masing-masing 5 persen.

Pada tahun ini, jalur zonasi PPDB SD-SMP di Sleman tidak lagi berdasarkan koordinasi wilayah. "Sistem kali ini berdasarkan pada jarak sekolah dengan desa di sekitarnya. Kali ini yang diutamakan adalah calon peserta didik yang domisilinya dekat dengan sekolah tujuan," jelas Wantini.

Kasubbag Perencanaan dan Evaluasi Disdik Sleman, Reni Tri Pujiastuti, menjelaskan calon siswa wajib memiliki username khusus dari Disdik.

Calon siswa dari TK dan SD di Kabupaten Sleman bisa mendapatkan username yang dibagikan melalui sekolah asal.

Sedangkan dari luar Sleman harus mengajukan akun pada SD dan SMP yang dituju dan langsung dapat digunakan.

Pembagian akun untuk PPDB SD bagi peserta didik asal Sleman dilakukan pada 20 Juni di TK asal. Sementara untuk PPDB SMP pada 27 Juni di SD asal.

Peserta dari luar Sleman yang mengajukan akun dilayani pada 21-22 Juni untuk PPDB SD, dan 28-29 Juni untuk PPDB SMP. (sol)



SHARE

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini