pompanisasi-solusi-kekeringan-di-cilacapProgram pompanisasi di kabupaten CIlacap. (istimewa)


redaktur

Pompanisasi Solusi Kekeringan di Cilacap

SHARE

KORANBERNAS.ID -- Kekeringan jadi persoalan serius di sejumlah daerah dalam upaya pengembangan sektor pertanian. Dibutuhkan peran perguruan tinggi (PT) untuk membantu mengatasi persoalan tersebut.

Karenanya Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang (Polbangtan YoMa) ikut mencari solusi. Diantaranya dengan ikut mengembangkan program pompanisasi di sejumlah lahan pertanian.


Baca Lainnya :

Direktur Politeknik YoMa, Rajiman, selaku Penanggung Jawab UPSUS Pajale kabupaten Cilacap, menyatakan optimalisasi pemanfaatan alsintan pompa air melalui posko kekeringan. Posko itu akan sangat membantu masyarakat petani terdampak.

Posko kekeringan dibentuk untuk mempermudah koordinasi secara langsung oleh Dinas Pertanian, Kodim, Koramil, Kecamatan, Desa, Penyuluh, Babinsa dan poktan/gapoktan. Posko kekeringan sebagai tempat berkumpul dan berembug mengatasi masalah.


Baca Lainnya :

"Sehingga meminimalisir adanya lahan puso karena kekeringan," ujar Rajiman disela pertemuan bersama dengan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap, Supriyanto, TNI serta masyarakat, 24 Juli 2019.

Sementara Supriyanto menyatakan  salah satu upaya khusus yang dilakukan dalam mengatasi kekeringan akibat adanya progran rehabilitasi jaringan irigasi dan dampak perubahan iklim adalah dengan mengoptimalkan alsintan pompa air. Pompa ini mengambil langsung air dari sungai serayu dan di alirkan ke lahan sawah seluas 90 hektar di desa Karangrena, Kecamatan Maos.

Dinas Pertanian siap memberikan masukan dan bantuan serta tidakan nyata sebagai solusi secara cepat, tepat dan efektif.

Hal ini mendapat dukungan langsung dari Bupati Cilacap, Tatto Pamudji, yang hadir meninjau Posko Kekeringan di desa Karangrena Kecamatan Maos sekaligus pemberian penghargaan UPSUS Pajale 2018 kepada Kelompok Tani dan PPL berprestasi.

LO Upsus Pajale Cilacap, Budi Wijayanto, menambahkan generasi muda relatif cepat belajar alsintan sehingga perlu selalu dilibatkan sebagai strategi regenerasi SDM pertanian.(*/yve)


TAGS:

SHARE

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini