atas1

Polres Kebumen Datangkan Personel Tambahan dari Banjarnegara dan Purworejo

Senin, 24 Jun 2019 | 19:22:49 WIB, Dilihat 2869 Kali - Oleh Nanang WH

SHARE


Polres Kebumen Datangkan Personel Tambahan dari Banjarnegara dan Purworejo KH Yazidz Mahfudz dan anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kebumen melakukan pemeriksaan pasukan Pilkades serentak, di Mapolres Kebumen, Senin (24/6/2019). (Humas Polres Kebumen)

Baca Juga : Suplai Air dari Wadaslintang dan Sempor Mengkhawatirkan


KORANBERNAS.ID--Polres Kebumen siap melakukan pengamanan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2019. Pengamanan Pilkades di 346 desa, selain melibatkan anggota Polres Kebumen, juga mengikutsertakan anggota Kodim 0709 Kebumen, anggota Brimob Polda Jateng serta pasukan Dalmas dari Polres Banjarnegara dan Purworejo.

Anggota Brimob dan Dalmas, statusnya di bawah kendali operasi (BKO) Polres Kebumen. Mereka akan diterjunkan jika terjadi huru hara

Upacara pergeseran 400 anggota Polres Kebumen, serta 200 anggota Kodim 0709 Kebumen digelar dalam Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan Pilkades, di Mapolres Kebumen, Senin (24/06/2019) pagi.

Kapolres Kebumen AKBP Robertho Pardede mengatakan, Polres Kebumen menerjunkan 400 personel dari polres maupun polsek, untuk mengawal jalannya pemungutan suara.

Pengamanan yang dilakukan, bertujuan agar masyarakat merasa aman pergi ke TPS untuk memberikan hak pilihnya. Pengamanan didukung 200 anggota TNI, Satpol PP 74 personel serta dibantu linmas dan komponen masyarakat tiap-tiap desa.

Polres kebumen juga menyiagakan personel Brimob, Dalmas dari Purworejo dan Banjarnegara untuk menjamin keamanan selama pesta demokrasi.

Robertho Pardede menyatakan, di masa tenang ini berjalan dengan kondusif. Polres Kebumen optimis, Pilkades Serentak tahun 2019 Kabupaten Kebumen akan berjalan sesuai harapan bersama.

“Kami berharap semua pihak berperan dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di masing-masing wilayah,” kata Robertho Pardede.

Bupati Kebumen Yazid Mahfudz menjelaskan, Pilkades Serentak tahap pertama tahun anggaran 2019, ada dua desa harus ditunda untuk pelaksanaannya karena pendaftarnya kurang dari 2 orang, sehingga tidak memenuhi syarat jumlah calon minimal pilkades.

Sehingga pilkades serentak tahap pertama tahun 2019 yang semula 348 desa, kini menjadi 346 desa. (SM)



Senin, 24 Jun 2019, 19:22:49 WIB Oleh : Nanang WH 1360 View
Suplai Air dari Wadaslintang dan Sempor Mengkhawatirkan
Senin, 24 Jun 2019, 19:22:49 WIB Oleh : Yvesta Putu Sastrosoendjojo 1387 View
Ratusan Abdi Dalem Sowan ke Sultan
Senin, 24 Jun 2019, 19:22:49 WIB Oleh : Yvesta Putu Sastrosoendjojo 684 View
Ngotot Tolak Zonasi, Orang Tua Kirim Surat Cinta

Tuliskan Komentar