atas1

Peserta Audisi Puteri Muslimah Indonesia Dites Baca Quran

Minggu, 24 Mar 2019 | 19:50:59 WIB, Dilihat 1293 Kali - Oleh Sholihul Hadi

SHARE


Peserta Audisi Puteri Muslimah Indonesia Dites Baca Quran Seorang peserta dites baca Al Quran saat mengikuti Audisi Puteri Muslimah Indonesia di Cavinton Hotel Yogyakarta, Minggu (24/3/2019). (sholihul hadi/koranbernas.id)

Baca Juga : Rumah Ini Nyaris Tertimbun Batu-batu Besar


KORANBERNAS.ID – Lantunan lagu-lagu Sabyan Gambus terdengar tatkala memasuki Cavinton Hotel Yogyakarta. Di lantai dua hotel yang berlokasi tidak jauh dari Taman Parkir Ngabean itu tampak sejumlah remaja putri berbusana muslim antre menyerahkan formulir.

Sebagian sedang mengisi lembaran kertas berwarna warni itu, sebagian lagi menjalani ukur tinggi badan. Begitu dinyatakan memenuhi syarat, mereka kemudian memasuki ruang audisi dan kembali menunggu antrean untuk mengikuti tes Audisi Puteri Muslimah 2019 yang diselenggarakan stasiun televisi swasta nasional Indosiar.

Selain keterampilan, salah satu tes yang harus diikuti oleh calon peserta adalah membaca Kitab Suci Al Quran.

Peserta audisi menunggu giliran tes keterampilan di hadapan juri. (sholihul hadi/koranbernas.id)

“Audisi Puteri Muslimah Indonesia 2019 di Yogyakarta diikuti 133 peserta,” ungkap Agustianita, Program Communication SCTV & Indosiar kepada wartawan di sela-sela acara. Ini merupakan gelaran yang kelima kalinya.

Audisi ajang pencarian bakat yang diperuntukkan bagi para wanita muslimah ini dilaksanakan di empat kota besar di Indonesia. Setelah berlangsung di Surabaya pada 17 Maret 2019, giliran Yogyakarta terpilih menjadi tempat audisi, Minggu (24/3/2019).

“Yogyakarta menjadi kota kedua dilangsungkannya audisi, bertempat di Cavinton Hotel Yogyakarta. Audisi terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya,” kata Tya, panggilan akrabnya.

Dari Yogyakarta, audisi dilanjutkan ke Bandung pada 31 Maret 2019 dan Jakarta 7 April 2019). Dalam audisi kali ini, Indosiar menjaring para muslimah berbakat dari seluruh Indonesia.

Audisi dapat diikuti oleh wanita muslimah berhijab dan belum pernah menikah. Syarat lainnya yang wajib dimiliki peserta audisi Puteri Muslimah Indonesia 2019 yaitu berusia 17-25 tahun serta memiliki tinggi minimal 165 cm.

Ukur tinggi badan sebelum masuk ruang audisi. (sholihul hadi/koranbernas.id)

Selain berpenampilan menarik, cantik, cerdas dan berkepribadian baik, calon peserta juga harus memiliki bakat atau keahlian khusus yang ditampilkan di hadapan para juri pada saat audisi.

Audisi Puteri Muslimah Indonesia 2019 tidak hanya menjadi ajang untuk mendapatkan muslimah berbakat saja, tetapi juga muslimah yang memilki kriteria ABC (Akhlak, Bakat, Cantik).

Diharapkan melalui Puteri Muslimah Indonesia 2019 ini akan menginspirasi banyak para muslimah berbakat di tanah air, bahwa sosok muslimah juga bisa berprestasi dan berkiprah di industri hiburan tanah air.

“Bahkan tidak hanya di tanah air, tapi juga bisa meluaskan sayapnya hingga ke negara tetangga. Seperti yang sudah dilakukan oleh Indosiar melalui Puteri Muslimah Asia tahun lalu,” ungkap Ekin Gabriel selaku PSRD Division Head.

Dari seluruh audisi nantinya dipilih 20 finalis terbaik yang akan datang ke Jakarta untuk kembali bersaing memperebutkan gelar Puteri Muslimah Indonesia 2019.

Sebelumnya, 20 finalis juga akan melalui proses karantina selama sepekan untuk menerima pembekalan ilmu dari berbagai bidang oleh para mentor andal.

Mulai dari agama, akting, public speaking, modelling, psikologi, toleransi & keberagaman, industri media hingga fotografi.

Selain audisi terbuka, Indosiar juga  menggelar audisi special hunt di kota Padang, Medan, Palembang, Banjarmasin, Makassar, Semarang dan Solo.

Tidak hanya audisi terbuka dan special hunt, untuk memudahkan pendaftaran, peserta juga dapat melakukan audisi secara online melalui website www.kapanlagi.com yang dilangsungkan pada 15 Februari 2019 sampai 31 Maret 2019. (sol)



Minggu, 24 Mar 2019, 19:50:59 WIB Oleh : Nila Jalasutra 462 View
Rumah Ini Nyaris Tertimbun Batu-batu Besar
Minggu, 24 Mar 2019, 19:50:59 WIB Oleh : Arie Giyarto 507 View
Zaman Dulu Media Cetak Jadi Primadona
Minggu, 24 Mar 2019, 19:50:59 WIB Oleh : Sholihul Hadi 432 View
Menu Sejumlah 1.500 Porsi Tersaji Cepat

Tuliskan Komentar