atas1

Peringatan Hari Jadi Sleman Dikemas Meriah

Jumat, 03 Mei 2019 | 22:07:19 WIB, Dilihat 585 Kali - Oleh Nila Jalasutra

SHARE


Peringatan Hari Jadi Sleman Dikemas Meriah Arif Haryono, Ketua Panitia Peringatan Hari Jadi ke-103 Sleman. (nila jalasutra/koranbernas.id)

Baca Juga : Belanja di Pasar Tradisional Bisa Peroleh Hadiah Motor


KORANBERNAS.ID -- Berbagai lomba dan festival dikemas sedemikian rupa untuk memeriahkan peringatan Hari Jadi ke-103 Kabupaten Sleman.

Masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) maupun mitra-mitra seperti PKK, KONI, RSUD, BUMD, menyelenggarakan beragam acara.

Ketua Panitia Hari Jadi ke-103 Kabupaten Sleman, Arif Haryono, mengatakan tema utama peringatan kali ini Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Menuju Sleman yang Berdaya Saing dan Mandiri.

“Berbagai kegiatan tersebut sudah dimulai sejak Maret lalu,” ujarnya, Jumat (3/5/2019).

Acara itu di antaranya pembagian kacamata gratis, operasi katarak, pasar murah, bedah rumah, donor darah, khitanan massal, santunan anak yatim, ibu menyapa, pemasangan alat kontrasepsi dan papsmear.

Ada pula metode operasi pria, family gathering, pembuatan akta kelahiran, undian berhadiah di pasar-pasar tradisional sampai pasar lebaran. Doa enam agama turut dilakukan sebagai wujud syukur.

"Untuk agama Islam dilaksanakan salat Subuh berjamaah dan diteruskan jalan sehat, serta diadakan semaan Al Quran Goes Miek Malaekatan pada 3 Mei  di GSG Denggung," kata Arif.

Bupati Sleman Sri Purnomo dan Wakil Bupati Sri Muslimatun, sudah silaturahmi ke mantan-mantan bupati dan wabup mulai dari Zaelani, Samirin, Arifin Ilyas, Ibnu Subiyanto, Gatot Saptadi sampai Yuni Satia Rahayu.

Kemudian ziarah ke makam KRT Projodiningrat, KRT Murdodiningrat, KRT Tejodiningrat dan KRT Projosuyoto di Makam Pakuncen. Lalu, ke makam KRT Dipodiningrat dan KRT Prawirodiningrat di Makan Kotagede.

Jajaran Pemkab Sleman berziarah ke makam KRT Pringgodiningrat di Berbah dan makam Buchori S Pranotohadi di Rejodani. Silaturahmi kepada pensiunan dilakukan di Pendopo Parasamya 30 April silam.

"Untuk malam tirakatan dilaksanakan 14 Mei 2019 di Pendopo Parasamya dengan Kirab Mapak Wahyu Tresno Tumurun atau Kirab Broto mengelilingi Beran," ujar Arif.

Puncak hari jadi pada 15 Mei 2019, diawali Rapat Paripurna Istimewa DPRD Sleman dilanjutkan Kirab Bedhol Projo dari Pendopo Ambarukmo ke Lapangan Denggung menaiki kereta kuda.

Puncaknya ditandai upacara di Lapangan Denggung. Sejumlah bregada atau pasukan kerajaan akan tampil, beberapa di antaranya merupakan PNS atau BUMD Kabupaten Sleman.

Selanjutnya dilaksanakan pengambilan pusaka Tumbak Kiai Turunsih, Lambang, Mega Ngampak, bendera merah putih dan umbul-umbul. Semua dikirab ke Lapangan Denggung. (sol)



Jumat, 03 Mei 2019, 22:07:19 WIB Oleh : Nila Jalasutra 382 View
Belanja di Pasar Tradisional Bisa Peroleh Hadiah Motor
Jumat, 03 Mei 2019, 22:07:19 WIB Oleh : Nanang WH 374 View
Mayat Tanpa Identitas Tergolek di Pantai Karangbolong
Jumat, 03 Mei 2019, 22:07:19 WIB Oleh : Masal Gurusinga 336 View
UKM Enggan Urus Izin karena Berbelit-belit

Tuliskan Komentar