Sabtu, 27 Nov 2021,


peneliti-dari-berbagai-negara-gelar-pertemuan-di-yogyakartaPeneliti memaparkan hasil penelitiannya pada acara Icobame yang berlangsung di Yogyakarta, 14-15 November 2018. (istimewa)


sholihul
Peneliti dari Berbagai Negara Gelar Pertemuan di Yogyakarta

SHARE

KORANBERNAS.ID – Ratusan peneliti dari berbagai negara menggelar pertemuan di Hotel Cavinton Yogyakarta. Selama dua hari, Rabu hingga Kamis (14-15/11/2018), mereka membahas berbagai perkembangan ekonomi terkini.


Konferensi internasional mengenai perbankan, akuntansi, manajemen dan ekonomi atau International Conference on Banking, Accounting Management and Economics (Icobame) ini diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi dan Program Magister Manajemen Universitas Janabadra (UJB).

  • Sudah Tutup Tetap Browsing dari Luar Pagar
  • Sayang Jika Promo Menarik Ini Terlewatkan

  • Rektor Universitas Janabadra, Edi Sriyono, menyampaikan konferensi internasional tersebut merupakan bagian dari program kampus.

    Tujuannya untuk memberikan kesempatan bagi para akademisi mapun peneliti memaparkan hasil penelitian yang terkait dengan dunia ekonomi bisnis terkini.

  • Tahun Ini Tercatat 8.000 Gempa Terjadi di Indonesia
  • Pemkot Hentikan Operasional Bianglala Bukan karena Emosi

  • “Selanjutnya, penelitian tersebut dipublikasikan di beberapa jurnal internasional,” kata Edi Sriyono kepada wartawan di sela-sela acara itu.

    Icobame merupakan konferensi internasional yang diadakan setiap dua tahun sekali. Pertama kali diselenggarakan pada 2016, ratusan peneliti dari dalam dan luar negeri hadir. Tahun ini, jumlah peserta mencapai lebih dari 100 orang peneliti dari berbagai negara.

    Pada hari pertama tampil beberapa pembicara. Mereka adalah Prof Dr Magdy Behman MA DIS dari Mennonite Virginia Amerika Serikat (AS), Dr Aly Abdel Moniem dari Maqasid London, Dr Jean Claude Mutiganda dari Abo Finlandia, Dr Henry Thomas Simartama (Ersa) serta Dr Cungki Kusdarjito dari Universitas Janabadra.

    Adapun moderator Dr Hardo Basuki selaku Chief of Indonesia Chartered Accountant Yogyakarta Region.

    Dekan Fakultas Ekonomi UJB, Norwiyanta, menambahkan beberapa isu yang diangkat dari hasil penelitian mereka seputar dunia perbankan, ekonomi digital, serta tren e-commerce.

    Dia mengatakan, terdapat 235 presentator dari seluruh Indonesia yang hasilnya diakumulasikan. “Harapannya bisa meningkatkan mutu penelitian di bidang ekonomi,” kata dia.

    Dibahas pula pada konferensi tersebut soal perkembangan ekonomi digital yang mesti diterapkan pada segmentasi ekonomi lokal.

    Melalui penerapan teknologi digital, para pelaku ekonomi diharapkan mampu bersaing dan berkembang bersama tumbuhnya penerapan teknologi itu sendiri.

    Ketua Icobame 2018, Yavidah Nurim, menjelaskan tema pertemuan kali ini Our Development: Social, Ethics, Enviroment for Responsible Business.

    Selain mengulas beragam materi, para pembicara juga menganjurkan pelaku usaha lebih peduli terhadap keberlanjutan lingkungan, sosial serta moral.

    “Dalam paradigma bisnis, kita tekankan para pelaku usaha jangan hanya mencari keuntungan semata-mata melainkan turut serta melibatkan masyarakat lokal,” kata dia.

    Yang terpenting lagi, memandang lingkungan sebagai bagian yang ikut serta dari keberlanjutan usaha di masa mendatang.

    Institusi pendidikan, lanjut dia, harus berperan memperbaiki tata kelola bisnis yang cenderung buruk.

    “Institusi pendidikan punya teori dan ilmu pengetahuan yang harus dibagikan kepada praktisi bisnis serta saling bekerja sama,” tandasnya. (sol)



    SHARE



    '

    BERITA TERKAIT


    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Tulis Komentar disini