Selasa, 21 Sep 2021,


pencak-silat-anak-memukau-wisatawanPenampilan peserta lomba koreografi pencak anak di Monumen SO 1 Maret, Minggu (28/10/2018). (sholihul hadi/koranbernas.id)


sholihul
Pencak Silat Anak Memukau Wisatawan

SHARE

KORANBERNAS.ID – Event lomba koreografi pencak anak yang berlangsung di Monumen SO 1 Maret Yogyakarta, Minggu (28/10/2018), memukau wisatawan yang memadati kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta.


Lomba yang digelar kedua kalinya ini memperebutkan Piala Bergilir Wakil Gubernur DIY Paku Alam X serta uang pembinaan.

  • Pertandingan Sepak Bola Diwarnai Kepanikan
  • Mengembalikan Jogja Kota Sepeda

  • Tampil 27 tim, masing-masing tim beranggotakan sepuluh anak, yang berasal dari berbagai kota di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Cilacap, Wonosobo, Magelang, Muntilan dan tuan rumah Yogyakarta.

    Tak hanya itu, pesilat-pesilat dari Jerman pun datang  dan berpartisipasi memeriahkan acara tersebut.

  • PASI DIY Gelar Kejurda Atlet Usia Dini
  • Atlet Arung Jeram Purbalingga Persembahkan Emas

  • Ketua Panitia Lomba Koreografi Pencak Anak 2018, Suryadi, kepada wartawan di sela-sela acara menjelaskan tujuan  lomba ini untuk mempopulerkan dimensi seni pencak silat kepada masyarakat dunia.

    Selain itu, juga untuk membangun kemampuan setiap perguruan agar dapat merangsang apresiasi masyarakat terhadap seni silat.

    Para pesilat asal Jerman menyaksikan lomba. (sholihul hadi/koranbernas.id)

    Menurut dia, pengalaman anak-anak yang berproses mementaskan koreografi silat akan membantu mereka membangun kesadaran gerak, ruang panggung, ekspresi dan busana dalam satu paduan yang harmonis.

    “Jauh ke depan mereka siap tampil kapan dan di mana saja untuk membuka mata masyarakat dunia bahwa pencak silat bukanlah hanya latihan pukul memukul saja namun ada muatan olah seni budi dan rasa di dalamnya,” kata Suryadi.

    Sementara Paku Alam X saat menyerahkan piala bergilir berpesan agar olah budi rasa melalui seni budaya terutama di kalangan anak-anak harus terus didukung dan digalakkan demi pembentukan karakter bangsa. Sudah tiba saatnya seni budaya  menjadi panglima.

    Acara tersebut memperoleh dukungan Pemda DIY, Pemkot Yogyakarta serta IPSI DIY. Lomba Koreografi Pencak Anak merupakan rangkaian dari acara Pencak Wisata budaya II yang berlangsung 23-31 Oktober 2018 di Ledok Sambi Sleman. Acara tersebut diinisiasi oleh Tantungan Project dan Paseduluran Angkringan Silat. (sol)



    SHARE



    '

    BERITA TERKAIT


    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Tulis Komentar disini