Jumat, 17 Sep 2021,


penampilan-ki-seno-nugroho-puncaki-dies-natalis-ke17-stipram-yogyakartaKetua Stipram Yogyakarta Suhendroyono SH M Par menyerahkan tokoh wayang kepada Ki Seno Nugroho, Jumat (02/11/2018) malam. (yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)


sholihul
Penampilan Ki Seno Nugroho Puncaki Dies Natalis ke-17 Stipram Yogyakarta

SHARE

KORANBERNAS.ID – Dalang kondang Ki Seno Nugroho, Jumat (02/11/2018) malam, tampil di kampus Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo (Stipram) Yogyakarta,  Jalan Achmad Yani Ringroad Timur Banguntapan Bantul.


Pergelaran wayang kulit semalam suntuk dengan lakon Pandawa Mbangun Karang Kadempel ini menandai puncak dari rangkaian kegiatan perayaan Dies Natalis ke-17 Stipram Yogyakarta.

  • Giliran Perum Taman Cemara Disasar
  • Sedekah Oksigen di Antara Bangunan Beton

  • Dengan bintang tamu Mimin dan Apri, pergelaran yang berlangsung di depan Lobby Hotel Stipram itu memperoleh perhatian dari para penggemar Ki Seno yang rela datang dari berbagai daerah.

    Tak hanya tamu undangan perwakilan Pemerintah Kabupaten Bantul, Dinas Pariwisata DIY, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah V Yogyakarta serta instansi terkait lainnya, masyarakat sekitar kampus tak mau ketinggalan ikut bergabung menyaksikan pergelaran wayang kulit tersebut.

  • Bank BPD DIY Dukung Percepatan Pembangunan NYIA
  • Dyah Suminar Pimpin BKOW DIY

  • Sambil duduk lesehan di tikar yang disediakan pihak kampus, mereka terlihat menikmati pergelaran itu.

    Tatkala tampil, Ki Seno secara khusus sempat menyampaikan apresiasi untuk Stipram Yogyakarta yang peduli dengan kesenian tradisional wayang kulit sehingga kampus itu maju dan berkembang pesat.

    Ketua Stipram Yogyakarta Suhendroyono SH M Par merasa bersyukur kampus yang dipimpinnya sekarang ini sudah berusia 17 tahun.

    Pergelaran wayang kulit Ki Seno Nugroho menandai puncak acara Dies Natalis ke-17 Stipram Yogyakarta, Jumat (02/11/2018) malam. (yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)

    Ibarat anak remaja, pihaknya terbuka terhadap saran dan masukan dari berbagai pihak demi kemajuan bersama.

    “Harapan kami, ke depan masih banyak yang kami kerjakan sesuai misi kami mencetak insan pariwisata yang unggul,” ujarnya.

    Yang pasti, kehadiran kampus pariwisata ini memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

    Meski berhalangan hadir, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah V Yogyakarta, Bambang Supriyadi, melalui wakilnya juga menyampaikan apresiasi serupa.

    Dia berharap, ke depan Stipram semakin menampakkan dirinya sebagai perguruan tinggi pariwisata berkualitas, tidak hanya di tingkat DIY tetapi Indonesia.

    Perasaan bangga disampaikan Bupati Bantul Drs H Suharsono melalui Kepala Dinas Kebudayaan Bantul, Sunarto. Kampus pariwisata itu ternyata sangat peduli dengan pelestarian seni dan budaya adiluhung.

    “Pergelaran wayang kulit ini menunjukkan Stipram mencintai seni budaya adiluhung,” ujarnya.

    Sunarto kemudian mengajak para penggemar wayang kulit terus bersemangat mencintai seni pedalangan yang sarat tuntunan, tontonan dan tatanan.

    Dengan mencintai seni dan budaya sendiri, anak bangsa tidak kehilangan jati dirinya sebagai  bangsa Indonesia. (sol)


    Video Terkait:



    SHARE



    '

    BERITA TERKAIT


    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Tulis Komentar disini