atas1

Pemilihan Duta Genre DIY Mirip Putri Indonesia

Minggu, 04 Agu 2019 | 20:12:18 WIB, Dilihat 781 Kali - Oleh Arie Giyarto

SHARE


Pemilihan Duta Genre DIY Mirip Putri Indonesia Duta Genre DIY 2019 bersama Ir Arofa Noor Indriani MSi serta sebagian peraih predikat juara. Grand final berlangsung Sabtu (3/8/2019) malam. (arie giyarto/koranbernas.id)

Baca Juga : Dukungan untuk Airlangga Berhadiah Sapi


KORANBERNAS.ID --  Grand Final Pemilihan Duta Generasi Berencana (Genre) DIY yang berlangsung di Hotel Grand Dafam Rohan Sleman, Sabtu (3/8/2019) malam, mirip ajang pemilihan putri Indonesia.

Bahkan beberapa kelompok suporter membawa spanduk untuk mendukung jagonya disertai teriakan-teriakan khas anak muda.

Memasuki lima besar, peserta mengambil nomor pertanyaan. Di situ peserta diuji seberapa banyak dia menguasai masalah, peran dan konsep pembangunan mental karakter anak muda.

Selain itu, juga harus mampu menyampaikan paparan mengenai membangun masa depan bangsa melalui perencanaan kehidupan terlebih di era globalisasi dan kemajuan teknologi.

Melalui seleksi ketat, akhirnya terpilih Fauzi Muzaki dari Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R) Jonggrang Kecamatan Prambanan Sleman sebagai Duta Generasi Berencana (Genre) DIY tahun 2019.

Sedangkan juara putri diraih Maulida Anita dari PIK R Gempita Kecamatan Ngemplak Sleman. Atas keberhasilan  tersebut keduanya akan mewakili DIY ke lomba serupa tingkat nasional.

Keduanya menyingkirkan ribuan pendaftar secara online yang diawali sejak Maret 2019.

Pelaksana Tugas Kepala Perwakilan BKKBN DIY, Rohdiana Sumariati, menjawab pertanyaan koranbernas.id menjelaskan, seleksi dilakukan secara bertahap.

Dari ribuan peserta, 200 orang peserta dinyatakan lolos seleksi administratif. Pada seleksi lanjutan terpilih 60 orang dan diseleksi lagi menjadi 30 peserta berhak maju ke grand final.

Di panggung, lagi-lagi dilaksanakan seleksi hingga terpilih 10 besar dan menghasilkan para pemenangnya.

Sebagian grand finalis parade di panggung. (arie giyarto/koranbernas.id)

Adapun juara 2 putra diraih Ilham Assagaf dari PIK R Aushaf Universitas Islam Indonesia (UII) dan juara 2 putri diraih Ziadatul Fauzia dari PIK R Lingkar Seroja UIN Sunan Kalijaga.

Juara 3 putra Hani Ferdiant dari PIK R Apel Mama SMAN I Pundong Bantul, juara 3 putri, Dyta Nur Utami dari PIK R Aushaf UII.

Juara Harapan 1 dan 2 putra masing-masing Rio Harpratama dari PIK R Bidik UPN Veteran dan Prayuda dari PIK R Impact Dewantara UST. Juara putri Vabillah dan Dini Ayomi dari PIK R Perabangsa SMAN 2 Wates.

Terpilih sebagai juara favorit putra Edgar Nugroho dari PIK R Aushaf UII dan Niken Ayu dari PIK R UMY. Juara Persahabatan putra dimenangkan Ibnu Singgih dari PIK R Perabangsa SMA 2 Wates dan putri  Firda Ainun UII.

Peserta Berbakat putra diraih Rozak Kurna Putra dan putri Tenya Ika Agnesia. Sedang juara Intelegensia putra Danang Pranawa dan putri Chairunnisa.

Suporter bawa spanduk mendukung jagonya. (arie giyarto/koranbernas.id)

Masalah remaja

Sekda DIY dalam sambutan tertulisnya dibacakan Asisten Bidang Pemberdayaan Sumber Daya Masyarakat Ir Arofa Noor Indriani MSi menyatakan, berbagai masalah remaja masih terangkum dalam tiga besar yakni nikah dini, seks pranikah dan napza.

Hal ini harus ditanggulangi agar ketahanan remaja menjadi ketahanan keluarga dan selanjutnya mewujudkan ketahanan nasional.

Apalagi mengingat persentase remaja di DIY 24,31 persen dari total penduduk. Jika ditangani akan menjadi aset negara. Sebaliknya kalau tidak, akan menjadi beban negara.

Melalui program Genre ini diharapkan muncul figur teladan dan motivator  dari kalangan teman sebaya.

"Selama ini yang sering ditonjolkan dari remaja hanyalah narkoba, free sex, nikah dini, alkohol dan hal-hal negatif lainnya," kata Sekda.

Melalui kegiatan ini dia berharap remaja memiliki kepedulian yang tinggi pada lingkungannya, menawarkan diri menjadi aktivis atau pendidik, konselor sebaya bagi teman-temannya agar jangan terperangkap narkoba, free sex, HIV/AIDS, kehamilan tak dikehendaki.

Ke depan remaja perlu menata dan merencanakan kehidupan keluarga. Dia  ingin membuktikan remaja DIY penuh karya, berpotensi, berprestasi dan penuh percaya diri.

Pada malam Grand Final  juga diundang para orang tua finalis, untuk memberi kebanggaan anak-anaknya berprestasi. (sol)



Sabtu, 03 Agu 2019, 20:12:18 WIB Oleh : Sholihul Hadi 297 View
Dukungan untuk Airlangga Berhadiah Sapi
Sabtu, 03 Agu 2019, 20:12:18 WIB Oleh : Rosihan Anwar 749 View
Jenderal Bintang Dua dan Istri Turut Pecahkan Rekor Di Manado
Sabtu, 03 Agu 2019, 20:12:18 WIB Oleh : Sholihul Hadi 230 View
ACT DIY Siap Distribusikan 1.000 Hewan Kurban ke Pelosok

Tuliskan Komentar