Jumat, 22 Jan 2021,


pembangunan-jalan-prambananlemahbang-memasuki-tahap-iplPanewu Prambanan Sleman, Rasyid Ratnadi Sosiawan. (nila hastuti/koranbernas.id)


Nila Hastuti

Pembangunan Jalan Prambanan-Lemahbang Memasuki Tahap IPL


SHARE

KORANBERNAS.ID, SLEMAN -- Panewu (Camat) Prambanan Sleman, Rasyid Ratnadi Sosiawan, mengatakan perkembangan rencana pembangunan ruas jalan yang menghubungkan Prambanan dan Lemahbang kini memasuki tahap Izin Penetapan Lokasi (IPL).

Tahapan ini dibagi menjadi dua termin. Termin pertama sasarannnya Desa Bokoharjo dan Sambirejo, sedangkan termin dua menyasar tiga desa meliputi Sumberharjo, Wukirharjo dan Gayamharjo.


“Untuk Bokoharjo dan Sambirejo, kemungkinan dalam minggu ini IPL-nya selesai. Kemudian tiga desa lain, IPL baru akan dibuat tahun depan,” ungkap  Rasyid, Rabu (2/12/2020).

Menurut dia, keluarnya izin itu akan menjadi dasar bagi panitia di Badan Pertanahan Nasional (BPN) termasuk tim appraisal melakukan penghitungan dan pengukuran ulang terhadap lahan yang terdampak. Begitu prosesnya selesai, baru kemudian masuk tahap pembayaran ganti untung dilanjutkan pembangunan fisik.


Berdasar informasi yang dia terima dari otoritas Pemda DIY,  pembebasan lahan menggunakan Dana Keistimewaan (Danais). “Tahapannya dipercepat berbarengan dengan proyek tol. Pembangunan kemungkinan juga menggunakan dana dari pemerintah pusat bukan Danais lagi,” kata Rasyid.

Luasan lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan jalan tembus ini ditaksir sekitar 10 hektar. Jalan ini akan dibangun sepanjang 11 kilometer menghubungkan Marangan Bokoharjo sampai dengan Lemahbang Gayamharjo. Keberadaan infrastruktur itu nantinya akan membuka akses wilayah Prambanan di kawasan perbukitan.

Selama ini, ungkap Rasyid, masyarakat Gayamharjo lebih sering lewat Klaten tetapi akses jalan di sana jika diperlebar tidak mungkin.

Jalan baru yang akan dibangun tersebut terhubung dengan jalan masing-masing desa. Tidak hanya memudahkan akses menuju Gunungkidul tapi juga di dalam wilayah Prambanan sendiri.

Pembangunan jalan Prambanan-Lemahbang ditargetkan dimulai 2-3 tahun lagi. Paling lambat sebelum 2024 sudah rampung dikerjakan. Pembayaran ganti untung diproyeksikan akhir tahun depan. (*)



SHARE
'

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini