Kamis, 04 Mar 2021,

pelanggar-protokol-kesehatan-dikenai-sanksi-bela-negaraTim Satgas Covid-19 sosialisasi dan patroli di wilayah Kalurahan Maguwoharjo Depok Sleman. (istimewa)


Nila Hastuti
Pelanggar Protokol Kesehatan Dikenai Sanksi Bela Negara

SHARE

KORANBERNAS.ID, SLEMAN -- Satgas Covid-19 Kabupaten Sleman masih melakukan sosialisasi dan penegakan hukum penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

Selama sosialisasi, ditemukan pelaku usaha maupun perorangan melakukan pelanggaran protokol kesehatan, Jumat (19/2/2021) malam.


“Dalam kegiatan yang kami lakukan pukul 20:00 hingga 23:40 di wilayah Maguwoharjo Kapanewon Depok masih ditemukan kafe, warung kopi dan warmindo serta perorangan yang melanggar protokol kesehatan. Pelanggar kami beri sanksi teguran maupun sanksi bela negara,” kata Susmiarto, Pelaksana Tugas Kepala Satpol PP Kabupaten Sleman, Sabtu (20/2/2021).

Menurut dia, kafe atau warung kopi yang kedapatan melanggar protokol kesehatan tersebut di antaranya Bjong Ngopi Maguwoharjo Depok,  dengan temuan masih melayani pelanggan makan di tempat melebihi pukul 21:00. Tempat usaha itu juga belum menerapkan protokol kesehatan sesuai Instruksi Bupati No 4 tahun 2021.


“Tindakan yang diberikan berupa sosialisasi Instruksi Bupati Sleman Nomor 04/INSTR/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro untuk pengendalian penyebaran Covid-19,” katanya.

Di Bento Kopi Maguwoharjo Depok, tim satgas menemukan kafe itu masih melayani pelanggan makan di tempat melebihi pukul 21:00, serta melebihi kapasitas yang diperbolehkan di atas 50 persen.

Selain itu, juga tidak ada jarak antar-pengunjung dan belum ada thermogun. Tindakan yang diberikan peringatan tertulis atau surat peringatan untuk mematuhi jam operasional sesuai Instruksi Bupati No.04/INSTR/2021 yang dituangkan dalam Surat Peringatan No. 303/SP/76/II/2021.

Selanjutnya, kata Susmiarto, pelanggaran  ditemukan di Warmindo Putra Kencana Maguwoharjo dengan temuan masih melayani pelanggan makan di tempat melebihi pukul 21:00.

“Tindakan diberikan peringatan tertulis atau Surat Peringatan No. 303/SP/77/II/2021 untuk tidak menerima makan di tempat melebihi pukul 21:00 dan mematuhi Instruksi Bupati Sleman Nomor 04/INSTR/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro di Kabupaten Sleman untuk pengendalian penyebaran Covid-19,” paparnya.

Susmiarto menambahkan ditemukan juga pelanggaran yang dilakukan beberapa warga Maguwoharjo Depok Sleman kedapatan tidak memakai masker dan tidak membawa KTP. “Para pelanggar disanksi kegiatan olahraga berupa push-up," katanya.

Susmiarto mengatakan kegiatan sosialisasi dan penegakan hukum tersebut berjalan aman, tertib dan lancar.

Patroli akan terus dilakukan rutin sesuai instruksi Bupati Sleman untuk pengendalian penyebaran Covid-19 dan meningkatkan disiplin para pelaku usaha maupun perorangan. (*)



SHARE
'

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini