atas1

Pelanggan Baru Wajib Tanam Pohon
Program Banyu Mancur Wite Tukul PDAM Kebumen

Selasa, 27 Nov 2018 | 16:38:54 WIB, Dilihat 1175 Kali
Penulis : Nanang WH
Redaktur

SHARE


Pelanggan Baru Wajib Tanam Pohon Direktur PDAM TBS Kebumen Zein Musta’in bersama Wakil Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz, Selasa (27/11/208) menanam pohon di area sabuk hijau Bendung Pejengkolan. (istimewa)

Baca Juga : PBVSI Temanggung Gelar Kejuaraan Bola Voli Senior


KORANBERNAS.ID – PDAM Tirta Bumi Sentosa (PDAM TBS) Kebumen menggulirkan Program Banyu Mancur Wite Tukul (BMWT 21) atau air mengalir pohonnya tumbuh. Kegiatan ini merupakan sarana untuk menghijaukan kawasan sumber air baku maupun instalasi pengolahan air bersih.

Melalui program itu PDAM mewajibkan setiap pelanggan baru menanam atau menyumbang dua pohon tiap satu sambungan rumah tangga.

Selasa (27/11/2018) sebanyak 1.200 batang pohon sumbangan pelanggan PDAM TBS Kebumen ditanam di area sabuk hijau Bendung Pejengkolan Desa Jembangan Kecamatan Poncowarno.

Penanaman pohon dilakukan bersamaan dengan peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN)  tingkat Kabupaten Kebumen.

“Pohon yang ditanam di Jembangan 100 persen sumbangan pelanggan,“ kata Zein Musta’in SE MM PFM, Direktur PDAM TBS Kebumen, kepada wartawan usai menanam pohon bersama Wakil Bupati Kebumen H Yazid Mahfudz.

Selain menanam pohon, pada peringatan HCPSN kali ini panitia melepas burung emprit, menebar ikan serta edukasi lingkungan khususnya penanganan sampah. Sasarannya siswa taman kanak- kanak di Poncowarno.

Menurut Zein Musta’in, program BMWT  21 yang dimulai  2016 hingga sekarang setidaknya sudah ditanam 14.000 batang pohon, sebagian besar pohon buah buahan, sisanya pohon tanaman keras seperti jati.

Penanaman pohon diutamakan di daerah sumber air baku PDAM TBS. DesaJembangan dipilih karena terdapat sumber air baku dan instalasi pengolahan air bersih Keburejo.

Penanaman pohon di sabuk hijau Bendung Pejengkolan diharapkan dapat menjaga debit air tanah.

Kegiatan serupa dilaksanakan di Sempor Pejagoan, Ayah, serta Buayan. Penanaman pohon di sekitar sumber air baku cukup efektif mempertahankan debit sumber air untuk keperluan instalasi pengolahan air bersih. Program itu pun terus dipertahankan.

Zein Musta’in menambahkan, air bersih Keburejo yang menggunakan air baku dari Bendung Pejengkolan, kapasitas produksi terpasang mencapai 400 liter per detik.

Kapasitas sebesar itu bisa menambah jumlah pelanggan sampai dengan 32.000 sambungan rumah tangga. (sol)



Selasa, 27 Nov 2018, 16:38:54 WIB Oleh : Endri Yarsana 1663 View
PBVSI Temanggung Gelar Kejuaraan Bola Voli Senior
Selasa, 27 Nov 2018, 16:38:54 WIB Oleh : Prasetiyo 2898 View
Gedung SMPN 3 Purbalingga Megah Seperti Kampus
Selasa, 27 Nov 2018, 16:38:54 WIB Oleh : Sholihul Hadi 1240 View
Prosedur Penetapan BCB Rumit

Tuliskan Komentar