atas

Pejabat UNESCO Puji Keunikan Geopark Karangbolong

Rabu, 27 Mar 2019 | 23:10:46 WIB, Dilihat 317 Kali - Oleh Nanang WH

SHARE


Pejabat UNESCO Puji Keunikan Geopark Karangbolong Vice President Geopark Global UNESCO Ibrahim Komoo saat berkunjung ke Kampus Balai Informasi Konservasi Kebumian, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia di Karangsambung Kebumen, Rabu (27/3/2019). (nanang wh/koranbernas.id)

Baca Juga : PKK Wajib Tangani Permasalahan Stunting


KORANBERNAS.ID -- Vice President Geopark Global Unesco, Dato Dr Ibrahim Komoo, memuji keunikan Geopark Nasional Karangsambung Karangbolong (GNKK) Kabupaten Kebumen.

Namun demikian  tidak bisa GNKK dianggap  baik, apabila keunikan  geologi tidak menjadi bagian dari pendidikan masyarakat. Pengelola  berkewajiban memberi  pendidikan kepada publik tentang fungsi GNKK.

Ibrahim Komoo mengungkapkan hal itu  ketika mengunjungi GNKK, Rabu (27/3/2019).  President Asia Pacifik Geopark Network (APGN) periode 2007-2017 ini pertama kali mengenal Karangsambung pada 1972,  ketika menjadi mahasiswa Fakultas Geologi.

Baru kali ini dia menunjungi GNKK setelah Karangsambung Karangbolong ditetapkan menjadi geopark nasional.

Ibrahim mengatakan pengelola GNKK bertugas memberi pendidikan kepada publik disesuaikan latar belakang dan  minat masyarakat.

Misalnya penyampaian pengetahuan terjadinya lava bantal di GNKK berbeda caranya antara publik awam dengan calon ahli geologi.

Dengan memberi pengetahuan mengenai terjadinya lava bantal secara tepat, publik  awam akan tertarik dengan keindahan batuan yang kasat mata dan keindahan yang tersembunyi.

Metode dan bahan pendidikan GNKK untuk masyarakat   harus disesuaikan latar belakang sasaran. Keunikan GNKK menjadi menarik, setelah publik mengetahui proses evolusi kebumian.

Tari Cepetan khas Kebumen dipentaskan di depan pejabat UNESCO. (nanang wh/koranbernas.id)

Dahulu  kawasan GNKK berada di dasar samudera kuno, merupakan pengetahuan publik yang harus disampaikan.

Berkembangnya wisata di GNKK tidak menjadi masalah.  Demikian pula wisata  yang telah ada sebelum adanya GNKK bisa dipertahankan untuk kepentingan  masyarakat.

Pengembangan wisata seperti geowisata menjadi sarana memberi pengetahuan  kepada publik agar memahami apa  itu GNKK.

Asisten II Sekretaris Daerah  Nugroho Tri Waluyo  dan Kepala Harian  Badan  Pengelola GNKK Djunaedi Faturahman  memastikan tekat Pemkab Kebumen meningkatkan  status GNKK menjadi  Geopark Global UNESCO Karangsambung Karangbolong.

Atau setidaknya setelah dua tahun sejak ditetapkan menjadi GNKK pada November 2018, status geopark nasional dipertahankan sehingga Kabupaten Kebumen tetap memiliki geopark.

Junaedi menegaskan fungsi GNKK adalah pemberdayaan masyarakat, konservasi dan pendidikan dengan tetap mempertahankan jati diri Karangbolong sebagai geopark. (sol)



Rabu, 27 Mar 2019, 23:10:46 WIB Oleh : Nila Jalasutra 283 View
PKK Wajib Tangani Permasalahan Stunting
Rabu, 27 Mar 2019, 23:10:46 WIB Oleh : Sari Wijaya 267 View
GKR Hemas Menyapa Pekerja Pabrik
Rabu, 27 Mar 2019, 23:10:46 WIB Oleh : Masal Gurusinga 1591 View
Empat Mesin Pompa Tak Mampu Sedot Air Sumur di Lokasi Ini

Tuliskan Komentar