pasar-indonesia-besar-pengguna-supertext-mencapai-8-juta-orangCEO Supertext, Martin Jacobson. (istimewa)


Warjono
Pasar Indonesia Besar, Pengguna Supertext Mencapai 8 Juta Orang

SHARE

KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA -- Lebih dari delapan tahun, Supertext-platform perpesanan Swedia-Indonesia-telah menyediakan layanannya di Indonesia terutama melayani daerah pedesaan dan pedalaman. Teknologi hybrid Supertext adalah aplikasi messenger 2-4G, yang memungkinkan penggunanya berkomunikasi baik dari pulau dan daerah terpencil hingga pusat kota dan perkotaan dengan dan tanpa internet.


Saat ini, pengguna Supertext berasal dari beragam komunitas. Seperti petani, nelayan, guru, pelajar dan semua lapisan masyarakat yang tinggal di kota, hingga bekerja di ladang. Pengguna dapat dengan mudah berkomunikasi dan bahkan bagi pengguna yang berada di daerah tanpa internet, platform 2G dapat menggunakan Layanan Supertext dengan Telkomsel secara gratis.


Martin Jacobson selaku CEO Supertext mengatakan, di antara negara Asia, seperti Filipina, Vietnam dan Thailand, bagi Supertext Indonesia adalah pasar penting.

“Supertext punya tujuan yang sangat mulia di Indonesia, yaitu menjembatani atau mengurangi kesenjangan digital terutama terkait komunikasi di Indonesia. Tujuan utama kami adalah membuat semua orang bisa memiliki akses ke komunikasi . Kita ingin semua orang dari Aceh sampai Papua bisa mendapatkan akses komunikasi dan membawa Indonesia menjadi lebih baik,” kata Martin, dalam sesi wawancara via zoom dengan sejumlah media di Yogyakarta, Rabu (23/11/2022).


Martin menjelaskan, dengan aplikasi ini pengguna bisa mengirim dan menerima pesan tanpa biaya. Ini adalah upaya Supertext untuk menyediakan layanan digital bagi mereka yang tidak mampu dan merupakan salah satu cara Supertext mendukung transformasi digital di Indonesia seperti yang dibagikan dalam acara B20 dan G20 minggu lalu di Bali.

Martin mengatakan pengguna Supertext di Indonesia saat ini mencapai 8,3 juta orang yang berasal dari beragam komunitas, seperti petani, nelayan, guru, pelajar, dan semua lapisan masyarakat dapat dengan mudah berkomunikasi meski berada di daerah tanpa internet.

Martin mengakui Indonesia merupakan market yang cukup potensial. Hal ini didorong wilayah yang luas dengan populasi penduduk yang cukup signifikan. Ditambah belum semua wilayah tanah air memiliki akses jaringan telekomunikasi yang memadai.

Martin menambahkan, teknologi hybrid Supertext dapat mengkonversi pesan dalam jaringan 4G ke jaringan 2G dalam bentuk SMS dan sebaliknya. Aplikasi Supertext dapat digunakan oleh pengguna non-smartphone untuk bisa tergabung dalam group message yang dapat mengirim dan menerima pesan melalui SMS secara gratis.

Sementara bagi pengguna yang terhubung dengan jaringan internet tetap bisa memanfaatkan aplikasi obrolan ini untuk mengirim file gambar, video atau dokumen.

Supertext saat ini juga telah memiliki fitur baru pada platform 3G/4G-nya yaitu “Bergabung dengan Komunitas”. Fitur ini mengajak pengguna Supertext untuk bergabung ke dalam berbagai minat yang ingin mereka ikuti

“Saya telah menggunakan aplikasi Supertext selama tiga tahun. Supertext banyak membantu saya untuk tetap terhubung dengan teman masa kecil saya di kampung. Sekadar berbagi cerita, tips, ya macem-macem lah. Dan serunya lagi pake Supertext tuh selalu gratis,” kata Dini Aulia seorang ibu rumah tangga. (*)


TAGS: Supertext  digital 

SHARE
'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini