atas1

Pariwisata Purbalingga Jadi Barometer

Kamis, 25 Okt 2018 | 22:25:09 WIB, Dilihat 1041 Kali
Penulis : Prasetiyo
Redaktur

SHARE


Pariwisata Purbalingga Jadi Barometer Studi banding dan kunjungan kerja ke Purbalingga, Kamis (25/10/2018). (prasetiyo/koranbernas.id)

Baca Juga : Siswi SMPN 3 Purbalingga Finalis LME Tingkat Nasional


KORANBERNAS.ID--Destinasi pariwisata di Purbalingga ternyata menjadi barometer kabupaten kota lain di Jawa Tengah. Sejumlah kabupaten kota melakukan studi banding dan kunjungan kerja ke Purbalingga. Mereka mendalami tentang kebijakan pembangunan pariwisata Purbalingga termasuk pengembangan desa wisata.
    
“Kami akui, pariwisata Purbalingga sangat pesat kemajuannya. Purbalingga menjadi barometer kami untuk meniru kebijakan pembangunan pariwisatanya,” kata Wakil ketua DPRD Kabupaten Pekalongan H Achmad Kozin, ST, Kamis (25/10/2018).
    
Achmad Kozin beserta rombongan Komisi C DPRD Kabupaten Pekalongan melakukan kunjungan studi banding pengembangan pariwisata ke Purbalingga. Rombongan diterima di Owabong Cottage oleh Kepala Dinas Pemuda Olah raga dan Pariwisata (Dinporapar) Yanuar Abidin, SH, Kepala Bidang Pariwisata Ir Prayitno, M.Si dan Plt Direktur Owabong Drs M Hartono.
    
Diakui Hasan, potensi alam dan wisata Kabupaten Pekalongan sejatinya lebih banyak dari Kabupaten Purbalingga. Namun, perkembangannya masih kalah jauh dengan Purbalingga.
      
Di Pekalongan ada sumber mata air untuk water park, ada curug, ada hutan, dan ada pegunungan. “Potensi ini banyak di sisi Selatan Kabupaten Pekalongan, namun kami akui kalah jauh dengan Kabupaten Purbalingga,” kata Kozin.
    
Kozin juga mengakui, perkembangan desa-desa wisata Purbalingga dengan konsep pengembangan Community Based Tourism mampu mengangkat potensi alam dan budaya sebagai daya tarik wisata. “Kami datang ke Purbalingga untuk mempelajari kebijakan, strategi dan pemasaran pariwisatanya,” kata Kozin.
    
Kepala Dinporapar Purbalingga Yanuar Abidin mengatakan, dalam hal pengelolaannya, daya tarik wisata di Purbalingga terbagi dalam empat kategori, yang dikelola BUMD, swasta Dinporapar dan dikelola masyarakat. Destinasi yang dikelola BUMD yakni PD Owabong, menjadi destinasi utama untuk mendongkrak kunjungan wisatawan.
      
Owabong dengan 13 kolam berbagai jenis, serta berbagai wahana, setiap tahunnya harus menambah wahana baru. Begitu pula dengan destinasi milik swasta, hampir setiap tahun menambah wahana wisata baru. Tak beda jauh dengan destinasi desa wisata, antar desa wisata tidak saling bersaing, tetapi menonjolkan keunikan masing-masing.
    
Pemkab juga memberikan fasilitasi kepada semua destinasi. Fasilitasi bisa berupa dukungan infrastruktur penunjang aksesabilitas di semua destinasi. Penyertaan modal untuk BUMD wisata, dan pemberian bantuan keuangan khusus (BKK) untuk desa-desa wisata.

“Untuk destinasi yang dikelola swasta, selain mendorong untuk menambah wahana baru setiap tahunnya, Pemkab memberikan dukungan kemudahan perijinan dan akses jalan menuju destinasi wisata tersebut,” kata Yanuar.
    
Sementara itu Plt Direktur Owabong Hartono mengatakan, luas daya tarik Owabong saat ini 13 hektar.  Setiap tahunnya, Owabong terus menambah wahana baru untuk memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan dan juga agar tetap bertahan bersaing dengan waterpark lain di Jateng. Tahun ini, Owabong akan membuka pusat oleh-oleh yang akan diresmikan 10 Desember 2018. Kemudian tahun depan akan membangun hall dengan kapasitas 1.000 orang. Selain itu, Owabong bekerjasama dengan Dinporapar juga akan menggelar tujuh event skala regional dan nasional.
    
“Event wisata yang akan kami gelar festival Gerilya Soedirman, festival petani nusantara, Purbalingga mufller and automotive festival, festival rambut, tour de Purbalingga, Klawing Sonten dan festival Gunung Slamet. Berbagai event wisata ini kami yakini akan mendongkrak kunjungan wisata ke Purbalingga, dan dampaknya tentu secara ekonomi akan berpengaruh kepada masyarakat,” kata Hartono. (yve)



Rabu, 24 Okt 2018, 22:25:09 WIB Oleh : Prasetiyo 1125 View
Siswi SMPN 3 Purbalingga Finalis LME Tingkat Nasional
Selasa, 23 Okt 2018, 22:25:09 WIB Oleh : Prasetiyo 1318 View
Ada Hadiah Khusus untuk Kontingen Purbalingga
Rabu, 10 Okt 2018, 22:25:09 WIB Oleh : Prasetiyo 807 View
BNNK Purbalingga Nyatakan Hasilnya Negatif

Tuliskan Komentar