atas

Pantai Parangtritis Aman untuk Surfing

Rabu, 10 Apr 2019 | 18:37:22 WIB, Dilihat 268 Kali - Oleh Sari Wijaya

SHARE


Pantai Parangtritis Aman untuk Surfing FGD Surfing gelaran Dinas Pariwisata Bantul di Radja Resto Jalan Ring Road Selatan, Rabu (10/4/2019). (sari wijaya/koranbernas.id)

Baca Juga : Jalan Rusak Parah Ancam Jiwa Pengguna Jalan


KORANBERNAS.ID -- Pantai Parangtritis dan bentangan pantai selatan Bantul lainnya menjadi tempat yang aman dan memadai untuk olahraga surfing (selancar).

Ombak di Pantai Selatan Bantul relatif stabil tidak pernah terlalu besar ataupun tiba-tiba menjadi kecil atau bahkan tidak ada  seperti halnya bentangan pantai yang lain.

Kondisi palung juga dinilai tidak membahayakan bagi peselancar.  Inilah yang menjadikan Pantai Parangtritis menjadi tempat latihan surfing bagi atlet lokal maupun nasional  sejak 2012.

“Kami baru mendeteksi keberadaan mereka akhir tahun 2018, Parangtritis itu bisa untuk olahraga air. Dulu saya berpikir tidak cocok, tapi setelah saya lihat di youtube dan juga kami cek  pas mereka latihan ternyata di sana aman. InsyaAllah ditangani orang-orang profesional maka Parangtritis cocok untuk olahraga air atau wisata air mulai pemula hingga profesional,” kata Kwintarto Heru Prabowo S Sos, Kepala Dinas Pariwisata (Dinpar) Bantul, usai membuka Focus Group Discussion (FGD) Surfing di Radja Resto Jalan Ring Road Selatan, Rabu (10/4/2019).

Dari itulah kemudian Dinpar Bantul melakukan komunikasi dengan pelatih surfing Budi Santoso yang bisa melatih di Parangtritis dan sepakat dikembangkan menjadi tempat olahraga tersebut.

Ke depan Parangtritis akan menjadi kawasan internasional dengan banyaknya peselancar dari seluruh dunia yang datang dan bermain di tempat tersebut.

“Ini harus didukung oleh masyarakat, salah satunya adalah bagaimana menerapkan Sapta  Pesona di sana. Wisatawan asing itu sangat care terhadap kebersihan. Mari kita jaga bersama,” kata Kwintarto.

Dengan adanya surfing akan mempu mendongkrak tingkat kunjungan wisatawan asing ke  DIY. Target tahun ini adalah 2 juta wisatawan asing, dari tahun sebelumnya pada angka 500.000.

“Angka kenaikan 1,5 juta bukan angka yang mudah. Maka kita harus berani untuk membuka spot wisata baru. Selain surfing, kita juga sedang mengurus olahraga sand boarding di gumuk pasir,” katanya.

Sebagai awal dimulainya surfing akan digelar perlombaan  Kamis (11/4/2019) dan Jumat (12/4/2019) mulai pukul 09:00. Peserta 60 orang dari seluruh Indonesia.

Bismillah semoga  awal ini lancar dan surfing di Parangtritis bisa dikenal di seluruh dunia,” tambahnya.

Budi mengatakan kondisi Pantai Parangtritis dan selatan Bantul aman dan cocok untuk kegiatan surfing. (sol)



Rabu, 10 Apr 2019, 18:37:22 WIB Oleh : Nanang WH 293 View
Jalan Rusak Parah Ancam Jiwa Pengguna Jalan
Rabu, 10 Apr 2019, 18:37:22 WIB Oleh : Sari Wijaya 228 View
Perlu Terobosan Selamatkan Perusahaan Pelat Merah
Rabu, 10 Apr 2019, 18:37:22 WIB Oleh : Sholihul Hadi 474 View
Tidak Boleh Ada Perangkat CCTV di TPS

Tuliskan Komentar