atas1

Pangdam Cek Kesiapan Prajurit Pengamanan Perbatasan

Kamis, 16 Mei 2019 | 22:33:28 WIB, Dilihat 739 Kali - Oleh Redaktur

SHARE


Pangdam Cek Kesiapan Prajurit Pengamanan Perbatasan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi SE MM melakukan pengecekan kesiapan prajurit Yonif 406/Chandra Kusuma. (istimewa)

Baca Juga : Jalan Penghubung Lintas Selatan Rusak Berat


KORANBERNAS.ID -- Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi SE MM melakukan pengecekan kesiapan prajurit Yonif 406/Chandra Kusuma yang melaksanakan tugas Operasi Pengamanan Perbatasan.

Di Lapangan Yonif 406/CK Purbalingga, Rabu (15/5/2019), Pangdam menegaskan pengecekan kesiapan operasional ini untuk mengetahui kekuatan dan kesiapsiagaan satuan yang mencakup semua elemen, baik kesiapan prajurit, alutsista maupun unsur pendukung lainnya.

Orang nomor satu di Kodam IV/Diponegoro itu meminta seluruh prajurit Yonif 406/CK senantiasa menunjukkan profesionalismenya. “Setiap saat harus siap bergerak dengan sigap dan cepat sesuai perintah Komando Atas,” tegasnya.

Dari informasi-informasi yang diperoleh, daerah perbatasan Papua masih banyak menyimpan berbagai bentuk permasalahan yang belum bisa diselesaikan secara tuntas.

Permasalahan yang perlu mendapat perhatian khusus di antaranya kasus keluar masuknya warga masyarakat secara ilegal, pencurian, penyelundupan barang dan senjata, serta tindak kriminal dari Kelompok Kriminal Sipil Bersenjata (KKSB).

Pangdam meminta seluruh prajurit mengikuti perkembangan situasi di daerah penugasan dan melaksanakan koordinasi secara intensif dengan satuan penugasan saat ini.

"Kenali wilayah penugasan dengan baik. Pahami tugas pokok dan tugas-tugas lain untuk mendukung tugas pokok. Dan yang tak kalah penting, baik-baik dengan rakyat," tandas Pangdam.

Khusus kepada unsur Komandan, Pangdam meminta untuk memposisikan diri secara tepat di tengah anak buahnya.

"Kenali betul anak buah dan sesama rekan, berikan contoh teladan yang baik kepada anggota," tandasnya.

Para Komandan juga harus memahami situasi kondisi dan budaya, adat istiadat di daerah operasi serta junjung tinggi disiplin dan loyalitas dalam pelaksanaan tugas.

"Berikan pengabdian yang terbaik, tulus dan ikhlas. Pelihara kesiapsiagaan dan kepekaan untuk menghadapi situasi, jangan pernah lengah sedikit pun dan ikuti SOP yang telah ditentukan," tambahnya.

Jenderal bintang dua itu juga meminta seluruh prajuritnya terus memelihara kesehatan, fisik, moral.  Hindari pelanggaran dan jaga nama baik Kodam IV/Diponegoro, dengan selalu mempedomani setiap kebijakan pimpinan sebagai acuan bertugas.

"Berbuat yang terbaik, lakukan apa yang telah dilatihkan selama ini sesuai situasi kondisi Daerah Operasi. Sertakan Tuhan dalam setiap langkah pengabdian agar senantiasa diberikan keselamatan dan kelancaran dalam tugas," kata dia.

Kepada anggota yang belum diberikan kesempatan ikut melaksanakan penugasan, Pangdam meminta untuk tetap membantu rekan-rekannya menjaga satuan ini dengan baik.

Kakorum agar mengendalikan anggota dan keluarga yang ditinggal. Pastikan keluarga yang ditinggal aman, sejahtera dan tidak terjadi hal-hal yang tidak diharapkan, lakukan pembinaan secara intensif dan pengawasan yang lebih ketat.

Menurut Pangdam, Prajurit Korum adalah pagar yang harus ikut menjamin keamanan keluarga yang ditinggal di satuan. Mereka harus membantu rekan-rekannya dengan doa.

"Laksanakan kegiatan agama secara rutin, doakan rekanmu dan satuanmu selamat, aman dan sukses selama melaksanakan tugas operasi," tandasnya. (iry)



Kamis, 16 Mei 2019, 22:33:28 WIB Oleh : Nanang WH 575 View
Jalan Penghubung Lintas Selatan Rusak Berat
Kamis, 16 Mei 2019, 22:33:28 WIB Oleh : Masal Gurusinga 608 View
Kades Terpilih Harus Rangkul Lawan Politiknya
Kamis, 16 Mei 2019, 22:33:28 WIB Oleh : Nila Jalasutra 433 View
Beli Telur dan Daging Ayam Secukupnya Saja

Tuliskan Komentar