Minggu, 09 Mei 2021,


organisasi-keagamaan-agar-selalu-menanamkan-sifat-toleransiBupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, menyerahkan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) bidang keagamaan tahun 2021 untuk 10 organisasi masyarakat keagamaan di Ruang Rapat Praja II Setda Kabupaten Sleman, Senin (19/4/2021). (istimewa)


Nila Hastuti
Organisasi Keagamaan Agar Selalu Menanamkan Sifat Toleransi

SHARE

KORANBERNAS.ID, SLEMAN -- Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, menyerahkan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) bidang keagamaan tahun 2021 untuk 10 organisasi masyarakat keagamaan di Ruang Rapat Praja II Setda Kabupaten Sleman, Senin (19/4/2021).


Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman, Iriansya, menyampaikan sebagai dasar pemberian dana hibah keagamaan kepada organisasi masyarakat tersebut didasari oleh Perda Kabupaten Sleman Nomor 8 tahun 2020 tentang Anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2021.


Adapun total NPHD yang diberikan sejumlah Rp 367.365.000. Berikut Ormas yang mendapat dana hibah meliputi, Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dewan Islam Indonesia Kabupaten Sleman, Yayasan Ash-Shiddiqiyyah Ki Ageng Selo, Pimpinan Cabang MAPAN BUMI Majelis Pandita Budha Maitreya Indonesia, Pengurus Daerah Kabupaten Sleman Ikatan Da'i Indonesia, Badan TKA-TPA Kabupaten Sleman, Pimpinan Daerah Persaudaraan Muslimah Kabupaten Sleman, Yayasan Darussalam, BKPRMI Kabupaten Sleman, Yayasan Darul Muttaqien, serta Dewan Pengurus Cabang Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Sleman.

Iriansya menjelaskan, tujuan pemberian dana hibah ini adalah untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan daerah, khususnya bidang pendidikan dan pembinaan keagamaan/mental spiritual masyarakat, dan meningkatkan pemahaman pengalaman kehidupan keagamaan di kabupaten Sleman agar dapat mengangkat harkat dan martabat masyarakat kabupaten Sleman.


Bupati Kustini mengatakan, dana hibah yang diberikan kepada Ormas tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada Organisasi Keagamaan di Kabupaten Sleman guna menunjang pencapaian sasaran program dan kegiatan pemerintah daerah berdasarkan program perencanaan pembangunan daerah.


"Jangan melihat nilai dari dana hibah yang ada, melainkan bagaimana sikap dan kepedulian pemerintah terhadap masyarakat dalam hal ini organisasi keagamaan di Kabupaten Sleman," ungkapnya.


Kustini juga berpesan kepada semua organisasi keagamaan agar selalu menanamkan sifat toleransi.

"Saya berpesan kepada semua organisasi keagamaan untuk tidak memiliki sifat dan karakter ekstremisme, yang nantinya dapat menghancurkan citra dan ajaran umat beragama," ujarnya.

Kustini berharap agar generasi muda di Kabupaten Sleman bisa tumbuh dan berkembang menjadi generasi yang berakhlak mulia, sopan dan tidak mudah terpengaruh oleh ajaran-ajaran yang dapat mengganggu ketenangan masyarakat sekitar dan Kabupaten Sleman. (*)



SHARE


'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini