nur-kholis-pimpin-karang-taruna-bantulTemu Karya Karang Taruna Kabupaten Bantul di Hotel Ros In, Minggu (16/2/2019) sore. (istimewa)


sri-wijaya

Nur Kholis Pimpin Karang Taruna Bantul

SHARE

KORANBERNAS.ID -- Wakil Bupati Bantul H Abdul Halim Muslih menghadiri kegiatan Temu Karya Karang Taruna tingkat Kabupaten Bantul di Hotel Ros In, Minggu (15/2/2019). Pada Temu Karya  yang berakhir sore itu berhasil terpilih Nur Kholis S Sos sebagai ketua baru periode 2019-2023 secara aklamasi.

Perwakilan Karang Taruna dari 17 kecamatan sepakat memilih Nur Kholis menggantikan ketua lama M Sholinurudin yang berakhir masa jabatannya tahun ini.


Baca Lainnya :

“Saya berharap ketua dan pengurus Karang Taruna yang terpilih ini bisa membuat program yang aplikatif,” kata Wabup kepada koranbernas.id di lokasi acara.

Misalnya program untuk pengembangan pariwisata di Kabupaten Bantul, pengentasan kemiskinan maupun program lain yang bisa dilaksanakan dan bermanfaat bagi masyarakat secara luas.


Baca Lainnya :

Dengang begitu, keberadaan karang taruna yang nota bene anak muda dengan banyak inovasi dan kreasi akan mendukung program Pemkab Bantul dalam rangka pengentasan kemiskinan, pengembangan pariwisata serta program pembangunan yang lain.

“Misalnya  mereka bisa menggunakan media sosial (medsos) untuk berpromosi atau dunia virtual untuk memasarkan produk unggulan dari desa  masing-masing, sehingga ekonomi masyarakat lebih maju dan berkembang,” katanya.

Sholinurudin menambahkan dari 75 desa sudah ada penanggung jawab pojok digital desa dan merupakan anggota Karang Taruna. Saat ini program pembuatan pojok digital yang berisi potensi tiap-tiap desa terus digarap. “Misalnya yang sudah berjalan di Desa Srimartani,” katanya.

Desa lain juga berjalan, total ada 20 desa se-Bantul. “Saya berharap ketua dan pengurus yang baru bisa melanjutkan program ke 75 desa,” katanya.

Keberadaan Karang Taruna akan terasa manfaatnya bagi pengembangan ekonomi, menekan angka kemiskinan, turut mendukung program pemerintah, mendukung pembangunan, pengembangan pariwisata dan  sektor lain.

“Kami ada pertemuan pengurus pojok digital semua karang taruna desa untuk bertukar info. Kami memiliki pendamping program tersebut,” katanya.

Selama ini mereka berjalan swadaya. Ke depan dirinya berharap pengembangan pojok digital memperoleh dukungan pemerintah. (sol)



SHARE

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini