nikmatnya-kuliner-ala-desa-di-pasar-kampung-duku-purbalinggaSuasana Kampung Duku Desa Kembaran Wetan Kecamatan Kaligondang Purbalingga (prasetiyo/koranbernas.id)


prasetiyo

Nikmatnya Kuliner ala Desa di Pasar Kampung Duku Purbalingga

SHARE

KORANBERNAS.ID -- Ingin berburu kuliner ala desa selama bulan puasa? Silakan datang ke Desa Kembaran Wetan Kecamatan Kaligondang Purbalingga Jawa Tengah.

Di sini, dijual aneka makanan khas desa atau makanan tradisional,  dengan suasana ala kampung di bawah rimbunnya pohon duku dan pohon bambu.


Baca Lainnya :

Pasar Kampung Duku, nama tempat itu, memang baru saja dibuka, Minggu (5/5/2019) pagi.

Ya, Kampung Dduku berada di Desa Kembaran Wetan atau dari arah Alun-alun Purbalingga ke timur sekitar 4 km. Untuk diketahui, Desa Kembaran Wetan memang dikenal banyak pohon dukunya, seperti halnya tetangga desanya, Desa Kalikajar.


Baca Lainnya :

Biasanya banyak orang menyebut duku Kalikajar, tetapi sejatinya tidak hanya berasal dari Desa Kalikajar saja, tetapi juga dari desa sekitar Kalikajar, seperti Desa Kembaran Wetan, Slinga maupun Arenan. Namun, meski namanya Pasar Kampung Duku, tidak menjual buah duku.

“Buah duku itu musiman, setahun sekali sekitar awal tahun. Jadi, untuk saat ini, kami tidak menjual buah duku, namun  menjual jajanan dan makanan khas desa,” kata Sumarno, Kepala Desa kembaran Wetan.

Selama bulan puasa, pasar ini akan buka sore hari mulai pukul 15:00. Jajanan yang dijual juga menyesuaikan seperti takjilan.

“Usai lebaran, pasar Kampung Duku ini akan buka satu minggu sekali mulai pukul 06:30 hingga sekitar pukul 12:00,” sambung Sarjono, salah seorang pengelola pasar wisata kuliner ini.

Uniknya, untuk membeli jajanan dan makanan khas ndesa, transaksi tidak langsung menggunakan mata uang rupiah. Pengelola menyediakan uang kreweng yang berbentuk kepingan dari tempurung.

Pengunjung harus menukarkan uang rupiah dengan uang kreweng itu. Jika uang yang ditukar tak habis, bisa ditukar kembali dengan uang rupiah.

“Cara ini memang tidak berbeda dengan pasar kuliner wisata di pasar Karetan Kendal, pasar Papringan Temanggung dan beberapa tempat lain,” kata Sarjono.

Makanan yang dijual, mulai jajanan ringan khas desa, seperti cenil, lupis, jadah, combro, nagasari, bakwan, dawet dan lainnya.

Pembeli bertransaksi di Kampung Duku Desa Kembaran Wetan Kecamatan Kaligondang Purbalingga (prasetiyo/koranbernas.id)

Sedang makanan yang dijual ada buntil lumbu, pecel khas desa, sate ayam, nasi jagung, nasi uduk dan banyak jenis lainnya, semuanya merupakan makanan khas desa.

“Harganya sangat terjangkau, boleh dibilang sangat murah. Ibaratnya dengan menukar uang Rp 10 ribu sampai Rp 20 ribu sudah dapat membeli jajanan lumayan banyak dan kenyang,” kata Sarjono sembari menambahkan saat ini baru ada 20 pedagang dan akan terus ditambah dari warga setempat.

Kades Kembaran Wetan, Sumarno, menambahkan pasar Kampung Duku yang berada di RT 5 Dusun II, selain mampu menggerakkan ekonomi masyarakat, juga diharapkan desanya makin dikenal masyarakat luas.

“Kami ingin desa kami dikenal sebagai kampung kuliner dan juga kampung penghasil buah duku,” kata Sumarno.

Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Purbalingga, Ir Prayitno M Si, yang hadir di sela-sela peresmian pasar kuliner itu menyambut baik pasar kuliner ndesa berbasis digital.

“Pasar ini merupakan model pasar digital atau  destinasi digital yang digalakkan Kementerian Pariwisata. Model promosinya mengandalkan media digital. Ada sejumlah spot selfi yang instagramable dan instagenic bisa digunakan pengunjung untuk diabadikan dan diunggah di sosial media,” kata Prayitno.

Dia menambahkan, bersama pengelola, setiap hari pasaran usai lebaran, nantinya akan disuguhkan seni tradisi seperti calung, thek-thek dan gamelan.

“Pengunjung selain menikmati makanan khas ndesa di bawah rindangnya pohon bambu, juga bisa menikmati seni tradisi Jawa. Bagi pengunjung anak-anak akan disiapkan juga dolanan bocah tempo dulu, seperti egrang, benthik, sunda manda dan permainan anak desa lainnya zaman dulu,” kata Prayitno. (sol)



SHARE

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini