atas1

Ngopi 24 Jam Nonstop Selama Seminggu di JEC

Kamis, 01 Agu 2019 | 20:34:10 WIB, Dilihat 1093 Kali
Penulis : Sholihul Hadi
Redaktur

SHARE


Ngopi 24 Jam Nonstop Selama Seminggu di JEC Konferensi pers Jogja Coffe Week di Sellie Coffe Jalan Gerilya Brontokusuman Mergangsan, Kamis (1/8/2019). (sholihul hadi/koranbernas.id)

Baca Juga : Obyek Wisata Harus Dilengkapi Jalur Evakuasi


KORANBERNNAS.ID – PT Medialink International bekerja sama dengan Komunitas Kopi Nusantara dan beberapa Coffee Enthusiast di Yogyakarta, untuk yang pertama kalinya menyelenggarakan Jogja Coffee Week 2019.

Event yang berlangsung 2-8 Agustus 2019 di Jogja Expo Center (JEC) kali ini ditandai acara spektakuler ngopi 24 jam nonstop selama seminggu.

“Ide acara ini spontan. Rencananya kita buat sebagai acara tahunan. Baru cikal bakal, mungkin belum sempurna,” ungkap Rahadi Saptata Abra, Direktur PT Medialink International pada konferensi pers di Sellie Coffe Jalan Gerilya Brontokusuman Mergangsan Yogyakarta, Kamis (1/8/2019).

Didampingi anggota komunitas serta pegiat kopi di antaranya Wisnu, Andri, Fery, lebih jauh Abra menjelaskan event ini dibuat oleh dan untuk para pegiat kopi di DIY supaya terinspirasi terus berkreasi menciptakan kegiatan-kegiatan kreatif bertema kopi.

“Walaupun dengan segala keterbatasan kita di Jogja, yang notabene budaya tanam kopinya masih jauh dari wilayah yang lain,” ungkapnya.

Mengapa di Jogja? Karena kota ini sebenarnya memiliki nilai plus terutama dari sisi Kota Pariwisata dan Kebudayaan. Ke depan pihaknya ingin menjadikan Jogja sebagai tujuan kota wisata kopi dunia.

Selain itu, ada harapan pula Jogja bisa dilihat sebagai etalase industri kopi yang mampu menyerap kopi-kopi dari seluruh Indonesia. Bukan rahasia lagi, Yogyakarta merupakan lahan subur tumbuhnya budaya kopi.

Tidak dapat dipungkiri, sambung Andri, tumbuhnya 2.000-an kedai kopi di Yogyakarta menjadikan provinsi ini memiliki potensi menjadi barometer para pegiat kopi hingga seluruh dunia.

“Menariknya karena kita (Jogja) tidak ada perkebunan kopi. Kita buat kopi Indonesia seindah warna aslinya,” ujarnya dinyatakan benar oleh rekan-rekannya.

Oleh karena itulah penting diadakannya event ini yang melibatkan para pegiat kopi dari hulu ke hilir.

“Kami mengundang para petani kopi dari berbagai daerah di pulau Jawa dan sekitarnya. Dari Jawa Barat mengirimkan 13 petani. Dari Jawa Timur 20. Ada tamu dan perwakilan dari Klasik Beans, dari Red System dan Mulatoz sebagai perwakilan dari alat dan mesin kopi,” tambah Wisnu.

Beberapa perusahaan yang mewakili Roastery seperti Perdipe danLoko juga turut memeriahkan acara tersebut. Sedangkan representasi hilir diwakili peserta Cafe Kopi lokal Jogja seperti SiloL, Honje, serta dari Jakarta.

Industri kreatif kopi yaitu Koke (gelang kopi) juga turut berpartisipasi memeriahkan Jogja Coffee Week yamg kiga didukung kompetisi-kompetisi fun dan populer di bidang kopi seperti Fun Brewing dan Latte Art Competition.

Ada pula kompetisi foto dan video Jogja Coffee Week Award dan kompetisi pendukung lainnya.

Para pengunjung dan partisipan mulai dari yang masih awam tentang kopi hingga para expert dan Coffee Enthusiasts, akan menyajikan berbagai workshop, talkshow dan Kopi Sering (Coffee Sharing dengan menu icip kopi yang berbeda setiap hari).

Ada pula bermacam entertainment seperti Barista Performance, Magic Show, Bedah Buku dan live music. “Kami berharap Jogja Coffee Week 2019 bisa menjadi event positif yang berkelanjutan,” tandas Abra. (sol)



Kamis, 01 Agu 2019, 20:34:10 WIB Oleh : Sholihul Hadi 670 View
Obyek Wisata Harus Dilengkapi Jalur Evakuasi
Kamis, 01 Agu 2019, 20:34:10 WIB Oleh : Sari Wijaya 1123 View
Argodadi Cup Jaring Atlet Berprestasi
Kamis, 01 Agu 2019, 20:34:10 WIB Oleh : Nila Jalasutra 771 View
Kepala Desa Unjuk Rasa Tolak e-Voting Pilkades

Tuliskan Komentar