atas1

Muhammadiyah: Hormati Keputusan KPU

Rabu, 22 Mei 2019 | 00:47:32 WIB, Dilihat 567 Kali - Oleh Yvesta Putu Sastrosoendjojo

SHARE


Muhammadiyah: Hormati Keputusan KPU Sejumlah Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Aisiyah bertemu Gubernur DIY Sri Sultan HB X di Kepatihan, Selasa (21/5/2019).(istimewa)

Baca Juga : Sultan Minta Dua Kubu Akhiri Perbedaan


KORANBERNAS.ID -- Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir mengungkapkan, semua pihak harus menghormati keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang menetapkan pasangan Capres-cawapres 01 Jokowi-Ma'ruf Amin sebagai pemenang Pemilu 2019. Keputusan tersebut konstitusional dan sesuai perundang-undangan.

"Semua pihak, seluruh komponen bangsa dan kekuatan politik harus menghormati keputusan KPU sebagai Keputusan konstitusional," ungkap Haedar usai bertemu dengan Gubernur DIY Sri Sultan HB X di Kepatihan, Selasa (21/5/2019).

Haedar mengungkapkan, Muhammadiyah menerima pengumuman resmi hasil Pemilu 2019. Hal ini sesuai dengan sikap resmi PP Muhammadiyah pada 18 April lalu yang menyebutkan pihak-pihak yang memandang masih ada persoalan, pelanggaran, kecurangan terkait hasil Pemilu maka bisa melakukan langkah konstitusional dengan membawa persoalan tersebut ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Sebab Indonesia sebagai negara hukum, masyarakatnya harus mengedepankan penyelesaian dugaan pelanggaran Pemilu melalui proses hukum yang berlaku. Penyelesaian sengketa diselesaikan lewat jalur hukum.

"Kami percaya MK mampu menjalankan tugas secara konstitusional, adil dan menjaga moralitas," tandasnya.

Haedar berharap MK bisa menyerap jiwa, aspirasi, keberatan dari pihak yang mengajukan sengketa. Lembaga Negara itu juga dapat bekerja secara seksama, objektif, profesional dan berdiri tegak di atas konstitusi.

Di tingkat masyarakat, Haedar meminta semuanya bisa bersikap tenang dan dewasa menghormati keputusan KPU yang konstitusional. Masyarakat harus mengedepankan kedamaian dan bersatu untuk  melangkah ke depan secara kolektif.

"Masyarakat yang tetap ingin menyampaikan aspirasi di ruang publik, harus tetap dilakukan sesuai aturan dan konstitusi," tandasnya.(yve)



Rabu, 22 Mei 2019, 00:47:32 WIB Oleh : Yvesta Putu Sastrosoendjojo 545 View
Sultan Minta Dua Kubu Akhiri Perbedaan
Rabu, 22 Mei 2019, 00:47:32 WIB Oleh : Yvesta Putu Sastrosoendjojo 474 View
PBNU Minta Semua Pihak Terima Hasil KPU
Selasa, 21 Mei 2019, 00:47:32 WIB Oleh : Yvesta Putu Sastrosoendjojo 723 View
Jangan Sembarangan Menolong, Salah-salah Bisa Meninggal

Tuliskan Komentar