atas1

Modus Operandi Peredaran Narkoba Terus Berkembang

Sabtu, 04 Mei 2019 | 16:11:56 WIB, Dilihat 764 Kali - Oleh Sholihul Hadi

SHARE


Modus Operandi Peredaran Narkoba Terus Berkembang Susilo Budisantoso SH MH menyampaikan paparan di depan para peserta sosialisasi, Jumat (3/5/2019), di Aula Kecamatan Mergangsan. (istimewa)

Baca Juga : Ratusan Pelajar Susuri Sungai Code, Bersihkan Sampah


KORANBERNAS.ID – Seksi P2M (Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat) Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Yogyakarta, Jumat (3/5/2019), menyelenggarakan Sosialisasi Bahaya Narkoba di Lingkungan Pendidikan 2019.

Kegiatan yang berlangsung pukul 15:00-17:00 di Aula Kecamatan Mergangsan Kota Yogyakarta kali ini diikuti 50 peserta dari unsur Muspika Plus. Hadir dalam kesempatan itu Kepala BNNK Yogyakarta AKBP Khamdani S Sos.

Sosialisasi P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Narkotika) tentang Desa Bersih Narkoba di wilayah Kecamatan Mergangsan itu diisi pemaparan materi oleh BNNK Yogyakarta.

Kepala Seksi (Kasi) P2M BNNK Yogyakarta, Susilo Budisantoso SH MH, menyampaikan para peserta memperoleh gambaran mengenai kondisi Indonesia yang saat ini dalam situasi darurat narkoba. Selain itu, modus operandi peredaran narkoba juga terus berkembang.

Peserta sosialisasi mendengarkan penjelasan dari narasumber. (istimewa)

Dalam kegiatan ini dibahas pula tentang ciri-ciri pengguna narkotika maupun hal-hal merugikan yang disebabkan penyalahgunaan narkotika.

Camat Mergangsan Drs Budi Santoso MSi selaku narasumber kedua memberikan arahan agar warga Mergangsan proaktif melakukan kampanye stop narkoba.

Dengan terlaksannya kegiatan ini diharapkan Kecamatan Mergangsan bebas dari narkoba, sehingga terciptanya Jogja Istimewa Tanpa Narkoba. (sol)



Sabtu, 04 Mei 2019, 16:11:56 WIB Oleh : Sholihul Hadi 1076 View
Ratusan Pelajar Susuri Sungai Code, Bersihkan Sampah
Jumat, 03 Mei 2019, 16:11:56 WIB Oleh : Arie Giyarto 624 View
Membaca Hujan di Bulan Purnama
Jumat, 03 Mei 2019, 16:11:56 WIB Oleh : Sari Wijaya 614 View
Saksi Protes, Perolehan Suara Dihitung Ulang

Tuliskan Komentar