atas1

Mitigasi Tsunami Tak Hanya Sasar Penduduk Zona Merah

Minggu, 28 Jul 2019 | 20:43:56 WIB, Dilihat 1486 Kali
Penulis : Nanang WH
Redaktur

SHARE


Mitigasi Tsunami Tak Hanya Sasar Penduduk Zona Merah Pantai Jatimalang Kecamatan Purwodadi Kabupaten Purworejo  lokasi Ekspedisi Desa Tangguh Tsunami, Minggu (28/7/2019).(nanang wh/koranbernas.id)

Baca Juga : Tidur di Paku Tajam, Limbad Ditindih Batako


KORANBERNAS.ID – Ekspedisi Desa Tangguh Tsunami (EDTTs) yang diselenggarakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di  selatan Jawa, merupakan edukasi mitigasi (pengurangan risiko bencana) tsunami.

Edukasi tidak hanya menyasar penduduk yang tinggal di zona merah atau daerah terdampak bila terjadi tsunami, tetapi juga masyarakat yang memanfaatkan pantai tidak untuk domisili.

Hal Itu ditegaskan Kepala Sub Direktorat Peran Masyarakat  BNPB, Pangarso P Suryotomo, di Pantai Jatimalang Kabupaten Purworejo, Minggu (28/7/2019).

Di depan Tim Ekspedisi dari Provinsi Jateng, Kabupaten Kebumen dan  Purworejo, dia mengingatkan edukasi kepada anak sekolah, pedagang, perangkat desa maupun nelayan tidak harus bersifat massal. “Bisa  personel by personel,“ kata Pangarso.

Peserta ekspedisi tsunami hendaknya tidak berkutat dengan penduduk di daerah terdampak tsunami. Ada pihak lain yang juga membutuhkan edukasi serupa.

Misalnya masyarakat yang memanfaatkan pantai untuk  keperluan nondomisili. Seperti wisatawan di pantai. Kelompok masyarakat ini juga perlu edukasi, karena  berpotensi menjadi korban jika terjadi tsunami.

Mereka yang mendapat edukasi mitigasi tsunami diharapkan menularkan pengetahuannya ke pihak lain sehingga edukasi tidak berhenti setelah ekspedisi.

Kepada koranbernas.id Pangarso menjelaskan, di selatan Jawa terdapat 588 desa, sebagian besar desa wisata.

Di Gunungkidul DIY, misalnya, terdapat sembilan desa di pantai selatan kabupaten itu tetapi jumlah pantai ada sebelas.

Dipekirakan di pantai selatan Jawa 70 persen desa merupakan desa wisata. Karena itu, edukasi mitigasi tsunami juga penting bagi masyarakat di luar zona merah.

Pengelola desa wisata bersama BPBD setempat hendaknya melakukan pengadaan sarana atau prasarana mitigasi tsunami. Di antaranya membuat rambu evakuasi yang mudah dikenali masyarakat.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Purworejo, Sutrisno, kepada koranbernas.id menjelaskan, Desa Jatimalang di Kecamatan Purwodadi sebagian besar berada di zona merah.

Desa wisata ini sudah menjadi desa tangguh bencana tsunami. Prasarana mitigasi tsunami sudah terpasang seperti rambu arah evakuasi apabila ada potensi tsunami pascagempa. (sol)



Minggu, 28 Jul 2019, 20:43:56 WIB Oleh : Sari Wijaya 1005 View
Tidur di Paku Tajam, Limbad Ditindih Batako
Minggu, 28 Jul 2019, 20:43:56 WIB Oleh : Arie Giyarto 1178 View
Sangat Panas, Suhu di Mekkah 45 Derajat Celcius
Minggu, 28 Jul 2019, 20:43:56 WIB Oleh : Putut Wiryawan 811 View
Ratusan Rider Ngetrail Bareng Susuri Nusakambangan

Tuliskan Komentar