Minggu, 09 Mei 2021,


menjelang-idul-fitri-ketersediaan-bbm-dan-gas-cukupBupati Sleman dan Wakil Bupati Sleman meninjau SPBE Jatirata Mitra Mulya. (istimewa)


Nila Hastuti
Menjelang Idul Fitri Ketersediaan BBM dan Gas Cukup

SHARE

KORANBERNAS.ID, SLEMAN -- Dalam rangka memastikan ketersedian Bahan Bakar Minyak (BBM) dan gas atau elpiji di Sleman, Bupati dan Wakil Bupati bersama jajaran SKPD meninjau SPBE Jatirata Mitra Mulya di  Kemloko Caturharjo Sleman, Senin (3/5/2021).


Tujuannya untuk pengawasan dan pengendalian serta evaluasi ketersediaan dan kelancaran pendistribusian BBM bersubsidi non-ubsidi serta elpiji 3 kg bersubsidi agar mencukupi kebutuhan masyarakat terutama menjelang hari raya Idul Fitri 1442 H.


Usai tinjauan, Bupati Kustini Sri Purnomo mengatakan persediaan elpiji 3 kg terpenuhi. Dia mengapresiasi langkah PT Pertamina memberikan pelayanan produk yang baik kepada masyarakat.

“Pelayanan produk yang sudah baik ini saya harap dapat dipertahankan karena BBM dan elpiji merupakan kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan masyarakat,” ungkapnya.


Owner SPBE Jatirata Mitra Mulya, Arianto Sukoco, mengatakan menjelang Idul Fitri  terjadi peningkatan stok 6-8 persen. “Bisanya di sini 50 metrik ton naik menjadi kurang lebih 55 metrik ton,” jelasnya. SPBE Jatirata Mitra Mulya siap menjaga stabilitas suplai di pasar.


Di tempat terpisah Unit Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Regional Jawa Bagian Tengah, Brasto Galih Nugroho, menyampaikan apresiasi Pemerintah Kabupaten Sleman membantu Pertamina memastikan ketersediaan bahan bakar untuk masyarakat.


“Dengan adanya sinergi antara Pertamina dan pemerintah daerah serta stakeholders, penyediaan kebutuhan energi untuk masyarakat semakin terjamin,” ujar Brasto.

Pertamina berkomitmen menjamin ketersediaan BBM dan LPG untuk masyarakat. “Kami telah mengantisipasi apabila ada kemungkinan lonjakan kebutuhan, seperti pada saat menjelang hari raya lebaran,” kata dia.

Pertamina juga telah menjalankan program Digitalisasi SPBU untuk menjaga keandalan pasokan BBM secara real time, mulai dari monitoring stok di SPBU, monitoring penerimaan BBM saat bongkar muat dari mobil tangki, hingga penjadwalan otomatis pengiriman BBM ke SPBU.

“Khusus di wilayah Jateng dan DIY, sebanyak 821 SPBU sudah menerapkan digitalisasi, masyarakat tidak perlu khawatir,” kata Brasto. (*)



SHARE


'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini