atas1

Mau Tahu Info Ibukota Baru ? Ini Dia Faktanya

Minggu, 04 Agu 2019 | 21:13:57 WIB, Dilihat 376 Kali - Oleh W Asmani

SHARE


Mau Tahu Info Ibukota Baru ? Ini Dia Faktanya Rudy S Prawiradinata, Deputi Menteri PPN Bidang Pengembangan Regional menyampaikan paparan dalam Diskusi Panel Suara Millenials : “Harapanmu untuk Ibu Kota Negara Baru” di SMA N 7 Yogyakarta, Jumat (2/8/2019).(istimewa)

Baca Juga : Beratnya Mendidik Anak di Era Sekarang


KORANBERNAS.ID-- Presiden Joko Widodo (jokowi) akhirnya memutuskan Ibu Kota Negara (IKN)untuk Indonesia. Meski belum dipastikan kota mana, ibukota baru nanti dipastikan berada di Kalimantan.

Presiden RI Joko Widodo akan menentukan lokasi Ibu Kota Baru pada tahun ini. Targetnya, groundbreaking Ibu Kota baru dilaksanakan pada 2021, dilanjutkan setidaknya pemindahan setidaknya kawasan inti pada 2024.

Banyak pendapat yang muncul dari masyarakat terkait perpindahan ibukota dari Jakarta ini, termasuk generasi muda. Banyak keinginan dan harapan kaum milenial pada ibukota baru tersebut, apalagi merekalah nanti yang akan membangun bangsa kedepannya.

Kementerian PPN/Bappenas sebenarnya telah mengukur dampak ekonomi pemindahan ibu kota dan melakukan modelling. Ada tiga kandidat ibukota baru seperti Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur.

"Kalau ibu kota pindah ke Kalimantan, pergerakan perdagangan dalam provinsi ibu kota baru dan antar provinsi di Indonesia akan bergerak sangat positif. Kalau ibu kota pindah ke Kalimantan, lebih dari 50 persen wilayah Indonesia akan merasakan peningkatan arus perdagangan, menciptakan dorongan investasi yang lebih luas pada wilayah lain. Keterkaitan ekonomi ibu kota baru dengan provinsi lain juga akan menjadi salah satu pendorong investasi di provinsi lain", papar Rudy S Prawiradinata, Deputi Menteri PPN Bidang Pengembangan Regional dalam Diskusi Panel Suara Millenials : “Harapanmu untuk Ibu Kota Negara Baru” di SMA N 7 Yogyakarta, Jumat (2/8/2019).

Menurut Rudy, berdasarkan hasil penilaian sementara Kalimantan Tengah sebagai calon IKN. Pertama, luas deliniasi kawasan sekitar 401.364,16 hektar dan lokasi potensial sekitar 40.962,62 hektar. Kedua, kuantitas air permukaan diperoleh melalui dua Daerah Aliran Sungai (DAS) utama yaitu DAS Kahayan dan DAS Katingan. Ketiga, daya  dukung air tanah  di lokasi deliniasi sebagian besar termasuk ke dalam kelas sedang.

Keempat, memiliki historis kebakaran hutan cukup banyak  dalam kurun waktu 2015-2018, sehingga perlu menjadi perhatian. Titik  lokasi  kebakaran hutan banyak  terdapat di sisi selatan dan tengah wilayah delineasi yang merupakan guna lahan hutan rawa gambut primer dan sekunder. Kelima, memiliki Pelabuhan Laut Sampit yang terletak jauh dari lokasi deliniasi sekitar 219 km, sementara Bandara Tjilik Riwut di Kota Palangkaraya sekitar 149 km dari lokasi deliniasi.

"Dari aspek pertahanan dan keamanan, memiliki akses darat, udara, dan laut, meskipun akses laut melalui Pelabuhan Laut Sampit terletak jauh dari lokasi calon IKN," jelasnya.

Kriteria penentuan lokasi yang digunakan adalah lokasi strategis, secara geografis berada di tengah wilayah Indonesia. Selain itutersedia lahan luas milik pemerintah/BUMN Perkebunan untuk mengurangi biaya investasi, lahan harus bebas bencana gempa bumi, gunung berapi, tsunami, banjir, erosi, serta kebakaran hutan dan lahan gambut.

Tersedia pula sumber daya air cukup dan bebas pencemaran lingkungan serta dekat dengan kota existing yang sudah berkembang untuk efisiensi investasi awal infrastruktur. Meliputi akses mobilitas/logistik seperti bandara, pelabuhan dan jalan, ketersediaan pelabuhan laut dalam yang sangat penting untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara maritim melalui konektivitas tol laut antar pulau, tingkat layanan air minum, sanitasi, listrik, dan jaringan komunikasi yang memadai untuk dikembangkan.

"Ibukota juga punya standar potensi konflik sosial rendah dan memiliki budaya terbuka terhadap pendatang. Selain itu memenuhi perimeter pertahanan dan keamanan," ujarnya.(yve)



Minggu, 04 Agu 2019, 21:13:57 WIB Oleh : Sari Wijaya 903 View
Beratnya Mendidik Anak di Era Sekarang
Minggu, 04 Agu 2019, 21:13:57 WIB Oleh : Nanang WH 405 View
Cukup Bayar Rp 5 Ribu Demi Melepas Tukik ke Laut
Minggu, 04 Agu 2019, 21:13:57 WIB Oleh : Arie Giyarto 1008 View
Pemilihan Duta Genre DIY Mirip Putri Indonesia

Tuliskan Komentar