Selasa, 18 Mei 2021,


masjid-tempat-yang-nyaman-bagi-anakanakBupati Sleman Kustini Sri Purnomo membuka Sosialisasi Masjid Ramah Anak. (istimewa)


Nila Hastuti
Masjid Tempat yang Nyaman Bagi Anak-anak

SHARE

KORANBERNAS.ID, SLEMAN -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman berkomitmen mewujudkan Kabupaten Sleman ramah anak. Salah satunya melalui pengembangan Masjid Ramah Anak yang diinisiasi oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Sleman.


Sosialisasi dibuka Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo di Aula lantai III Setda Sleman, Selasa (20/4/2021). Kustini mengatakan masjid sudah semestinya menjadi salah satu tempat membentuk karakter anak.

  • Tour de Prambanan Jadi Ajang Promosi Wisata
  • MTQ Bukan Sekadar Ajang Lomba

  • Menurut dia, harus ada kebijakan yang memfasilitasi anak agar bisa berkegiatan di masjid tanpa mengganggu jamaah yang beribadah.

    “Anggapan anak pembuat gaduh dan mengganggu kekhusyukan jamaah masjid masih sehingga sering kali ada jamaah atau pengurus takmir secara terang-terangan melarang anak ikut salat berjamaah di masjid. Hal tersebut hendaknya tidak lagi terjadi, masjid harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi anak-anak,” kata Kustini.

  • Siklus Empat Tahunan DBD Diperkirakan Terjadi 2019
  • Ribuan Santri Kelilingi Kantor Pemkab Sleman

  • Kustini mengakui kegaduhan yang ditimbulkan oleh anak-anak merupakan hal yang wajar. “Kita seharusnya bersyukur dengan adanya anak-anak yang datang ke masjid. Berarti kita memiliki generasi penerus memakmurkan masjid di kemudian hari,” kata Kustini.


    Pemkab Sleman memiliki komitmen terhadap upaya menjadikan anak-anak Sleman yang sejahtera dan berkarakter yaitu anak-anak yang memiliki akhlak, budi pekerti dan kepribadian yang baik.


    Kepala Bagian Kesra Setda Sleman, Iriansya, menjelaskan kegiatan ini dimaksudkan sebagai inisiasi awal menciptakan Masjid Ramah Anak.

    Untuk mewujudkannya, butuh kesiapan dari pengurus takmir masjid dan kesadaran jamaah. Masjid Ramah Anak membutuhkan tata ruang yang sesuai dengan masjid ramah anak.

    “Diharapkan kegembiraan anak-anak saat bermain di mana pun termasuk saat di masjid akan tetap terlihat,” ujarnya.

    Iriansya melaporkan demi menerapkan protokol kesehatan, kegiatan sosialisasi kebijakan Masjid Ramah Anak tahun 2021 dibagi dua sesi pada 20 dan 22 April 2021.

    Adapun narasumber kegiatan sosialisasi Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Sleman dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman. (*)


    TAGS: masjid bupati sleman 

    SHARE


    '

    BERITA TERKAIT


    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Tulis Komentar disini