atas1

Mahasiswa Jadi Pemecah Masalah Pertanian

Jumat, 21 Jun 2019 | 00:44:51 WIB, Dilihat 558 Kali - Oleh Redaktur

SHARE


Mahasiswa Jadi Pemecah Masalah Pertanian Pelepasan mahasiswa Polbangtan Yo-Ma untuk mengikuti PKL II di Klaten, 18 Juni 2019. (istimewa)

Baca Juga : Siap-siap, Indonesia Bakal Punya Alutsista Baru


KORANBERNAS.ID -- Sebanyak 40 mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yo-Ma), Jurusan Pertanian diterjunkan ke lapangan untuk mengikuti Praktek Kerja Lapangan II (PKL II) di Kabupaten Klaten. Mereka disebar ke 10 kecamatan seperti Wonosari, Delanggu, Prambanan, Juwiring, Cawas, Trucuk, Wedi, Gantiwarno hingga Polanharjo mulai 18 Juni hingg1 17 Juli 2019.

Pelepasan mahasiswa dilakukan oleh Wakil Direktur I Polbangtan Yo-Ma, Dr. Ananti Yekti, SP, MP dan diterima Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Klaten, Ir Widiastuti MSI didampingi Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura.

Widiastuti menyampaikan, pihaknya menyambut baik PKL mahasiswa di kabupaten tersebut. Mahasiswa bisa ikut berperan sebagai problem solver pemecah masalah dalam mengatasi persoalan pertanian. Mereka bisa berkontribusi secara positif dalam mengembangkan pertanian masyarakat.

"PKL ini juga menjadi ajang yang tepat untuk mempelajari hubungan dan interaksi antarmanusia. Selain itu sebagai bekal untuk menjalankan tugas sebagai penyuluh pertanian di masa yang akan datang," paparnya.

Sementara Ananti mengungkapkan kegiatan tersebut menjadi sarana mengaplikasikan dan menerapka ilmu yang diperoleh di kampus. Mahasiswa bisa meraih kompetensinya melalui PKL kali ini.

"Mahasiswa melaksanakan dan melakukan evaluasi penyuluhan pertanian," imbuhnya.(/*yve)



Jumat, 21 Jun 2019, 00:44:51 WIB Oleh : Yvesta Putu Sastrosoendjojo 8603 View
Siap-siap, Indonesia Bakal Punya Alutsista Baru
Jumat, 21 Jun 2019, 00:44:51 WIB Oleh : Yvesta Putu Sastrosoendjojo 1729 View
Perang Hibrida Dimulai, Semua Harus Siap
Kamis, 20 Jun 2019, 00:44:51 WIB Oleh : warjono 555 View
Ramadan, Tren Donasi Digital GO-PAY Naik 70 Persen

Tuliskan Komentar