atas1

Laskar Babat Tidak Terlibat Pencabutan Bendera

Senin, 12 Nov 2018 | 23:35:47 WIB, Dilihat 2950 Kali - Oleh Sari Wijaya

SHARE


Laskar Babat Tidak Terlibat Pencabutan Bendera Bendera laskar PPP tampak berkibar di Jalan wilayah Ngasem Desa Timbulharjo Kecamatan Sewon Bantul, Senin (12/11/2018). (sari wijaya/koranbernas.id)

Baca Juga : Bila 4.000 Orang Senam Bersama


KORANBERNAS.ID -- Laskar Barisan Banteng Timbul (Babat) sebagai laskar pendukung PDI Perjuangan (PDIP) Bantul menegaskan pihaknya tidak melakukan pencabutan bendera PPP yang berada di Dusun Ngasem Desa Timbulharjo Kecamatan Sewon Bantul, Minggu (11/11/2018) sore.

Robohnya bendera PPP ke sawah itu diduga menjadi awal bentrokan  antara dua massa di sekitar lokasi. Akibat bentrok tersebut, lima rumah kacanya hancur terkena lemparan batu, termasuk  dua etalase milik Ny Sugiyanti pemilik toko alat listrik “Mandala” yang berada di tepi jalan dekat lokasi.

Ketua Laskar Babat, Achmad Nuadib Fauzan, memastikan dua sepeda motor yang tertinggal saat bentrokan dua massa bukanlah milik anggota mereka.

“Motor tersebut bukan anggota Babat. Begitu pun anggota Babat tidak terlibat kerusuhan maupun pencabutan bendera PPP,” kata Adib, panggilan akrabnya, kepada koranbernas.id, Senin (12/22/2018) malam.

Anggota Babat  yang berasal dari Sudimoro pulang terakhir kalinya usai acara di Lapangan Timbulharjo. “Jadi bukan anggota Babat yang kemudian terlibat dalam kerusuhan tersebut sehingga saya pastikan motor yang tertinggal bukan motor anggota kami,” tandasnya.

Angga Prasetya Nugroho selaku koordinator lapangan kegiatan itu juga menyatakan tidak benar ada anggota Babat ataupun PDIP yang melakukan pencabutan bendera PPP.

“Saya bahkan mendampingi anak-anak sampai Magrib. Tidak ada pencabutan bendera,” katanya.

Bendera  PPP di Ngasem Desa Timbulharjo Sewon Bantul  dicabut  orang tidak bertanggung jawab, Minggu (11/11/2018) sore. Laskar Babat maupun DPC PDIP  Bantul menyatakan tidak melakukan pencabutan. (sari wijaya/koranbernas.id)

Kader PDIP juga tidak terlibat dalam peristiwa tersebut. “Kader PDIP itu dibuktikan dengan KTA (Kartu Tanda Anggota),” katanya.

Seperti diberitakan, laskar Babat menggelar acara peluncuran dan syukuran di Lapangan Timbulharjo, Minggu (11/11/2018) siang.

Acara tersebut dihadiri anggota DPRD DIY Joko Purnomo SE, Ketua DPC PDI Perjuangan Bantul Aryunadi SE serta pengurus lainnya.

Sayangnya acara yang awalnya damai dan diisi arahan dari Joko Purnomo dan Aryunadi diwarnai kericuhan. Awal mula kekisruhan terjadi di tengah lapangan. Reda masalah di tengah lapangan, kericuhan muncul lagi usai acara sekitar pukul 14:30 antara dua massa di Dusun Ngasem. (sol)



Senin, 12 Nov 2018, 23:35:47 WIB Oleh : Sari Wijaya 990 View
Bila 4.000 Orang Senam Bersama
Minggu, 11 Nov 2018, 23:35:47 WIB Oleh : Sari Wijaya 3631 View
Laskar Babat Ricuh, Lima Rumah Rusak
Sabtu, 10 Nov 2018, 23:35:47 WIB Oleh : Sari Wijaya 1144 View
Ada Mobil Baru di BKAD

Tuliskan Komentar