atas1

Kunker Bupati ke Eropa Dipertanyakan

Jumat, 21 Jun 2019 | 00:58:44 WIB, Dilihat 623 Kali - Oleh W Asmani

SHARE


Kunker Bupati ke Eropa Dipertanyakan Kunjungan rombongan Bupati Purworejo ke Eropa beberapa waktu lalu.(istimewa)

Baca Juga : Mahasiswa Jadi Pemecah Masalah Pertanian


KORANBERNAS.ID -- Ketua Komando Bela Rakyat (KBR) Purworejo, R. Hery Priyantono, menyoroti kunjungan Bupati Purworejo ke Eropa. Karena kepergian Bupati Purworejo dan rombongan menelan anggaran sebesar Rp 1 Miliar.

Heri kepada koranbernas.id, Kamis (20/6/2019) di kediamannya mengungkapkan kepergian Bupati dan empat delegasi itu dinilai tidak tepat. Sebab saat ini masyarakat Purworejo sedang banyak menghadapi persoalan dan sedang membutuhkan perhatian dari Pemkab Purworejo.

"Kepergian bupati ke eropa terlalu memaksa, malah kesannya seperti liburan," papar dia.

Apalagi menurut bapak dua anak tersebut, kepergian bupati dan rombongan menggunakan dana APBD. Padahal banyak persoalan yang sedang dihadapi masyarakat di Purworejo, seperti lesunya daya beli pembeli yang dihadapi pedagang kecil dan persoalan PPDB yang menyita energi ribuan masyarakat Purworejo.

"Kepergian ini tidaklah pertama kalinya, untuk diketahui, beberapa kali bupati cs nglencer ke luar negeri," beber Heri.

Menurut dia, kunjungan delegasi Purworejo ke Belanda dan Swedia harus menjelaskan ke publik secara detail, baik tentang pembiayaan delegasi maupun ijin dari Mendagri. Bupati juga perlu melaporkan ke publik secara rinci hasil dari kunker ke dua negara Eropa tersebut.

"Pertanyaan saya lalu tujuannya seperti apa dan mana hasilnya untuk  Kabupaten Purworejo? Apa manfaatnya kepergian bupati bagi masyarakat Purworejo. Jangan sampai ada kesan seperti menghambur-hamburkan uang APBD untuk kunjungan mereka selama tujuh hari itu," tandasnya.

Sementara Kepala Humas Pemkab Purworejo, Bambang Gatot Seno Aji, dalam rilisnya, Kamis (20/5/2019) mengatakan kunjungan tersebut bukan untuk berwisata atau bersenang-senang, melainkan memiliki misi bagi kemajuan Kabupaten Purworejo di masa mendatang.

Kunjungan delegasi Purworejo tersebut dipimpin Bupati Purworejo, Agus Bastian didampingi Ketua DPRD Luhur Pambudi, Sekda Said Romadhon, Kepala Bappeda Pram Prasetya Ahmad dan Kepala Dinparbud Agung Wibowo AP.

"Kunjungan itu sendiri dilakukan sebagai respon atas undangan Supertext Swedia, sebuah perusahaan besar yang bergerak di bidang teknologi informasi," papar Gatot.

Lanjut dia, Bupati  menerima hibah teknologi dan pelatihannya dari Direktur Supertext Martin Jacobson. Proses hibah tersebut disaksikan langsung oleh Dubes RI untuk Swedia Bagas Hapsara.

Sejak tahun 2018 lalu, Pemerintah Kabupaten Purworejo memang telah merintis kerjasama dengan Supertext dalam pengembangan digital farming.

"Serangkaian pertemuan dan pembicaraan sudah dilakukan sejak beberapa waktu lalu, dan sudah ditindaklanjuti dengan penandatangan Letter of Intent," jelasnya.(yve)

 



Jumat, 21 Jun 2019, 00:58:44 WIB Oleh : Redaktur 559 View
Mahasiswa Jadi Pemecah Masalah Pertanian
Jumat, 21 Jun 2019, 00:58:44 WIB Oleh : Yvesta Putu Sastrosoendjojo 8603 View
Siap-siap, Indonesia Bakal Punya Alutsista Baru
Jumat, 21 Jun 2019, 00:58:44 WIB Oleh : Yvesta Putu Sastrosoendjojo 1729 View
Perang Hibrida Dimulai, Semua Harus Siap

Tuliskan Komentar