Jumat, 01 Jul 2022,


kunjungi-rumah-dr-radjiman-di-ngawi-komisi-a-dprd-diy-ajak-gelorakan-pancasilaKetua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto menyerahkan cenderemata wayang kulit Werkudara diterima Bupati  Ngawi Ony Anwar Harsono. (sholihul hadi/koranbernas.id)


Siaran Pers
Kunjungi Rumah Dr Radjiman di Ngawi, Komisi A DPRD DIY Ajak Gelorakan Pancasila

SHARE

KORANBERNAS.ID, NGAWI – Pimpinan dan Anggota Komisi A DPRD DIY melakukan dialog dengan pemerintah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur sekaligus melakukan kunjungan ke situs bersejarah, rumah kediaman salah seorang pahlawan nasional, Dr KRT Radjiman Wedyodiningrat, Jumat (14/1/2022).


Kunjungan ke rumah kediaman Ketua BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) ini bagian dari melengkapi pembatinan tentang sejarah, khususnya berkait tentang lahirnya Pancasila.

  • Kecelakaan Motor, Paku Alam X Dirawat di Sardjito
  • Menjadi Guru Milenial

  • Dr KRT Radjiman Wedyodiningrat adalah Ketua BPUPKI yang dibentuk pada 29 April 1945 dan dibubarkan tanggal 7 Agustus 1945.

    Sebelum berkunjung ke rumah kediaman pahlawan nasional Dr KRT Radjiman Wediodiningrat di Walikukun, Ketua Komisi A  DPRD DIY, Eko Suwanto, menyerahkan cenderamata wayang Werkudoro kepada Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono usai berdialog di pendopo kabupaten setempat.

  • Wakaf Sumur Bikin Warga Dusun Lega

  • Hadir pula pada pertemuan bertema peran pemerintah daerah dalam rangka pembangunan situ-situs bersejarah kali ini Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko, Ketua DPRD Ngawi Heru Kusnindar serta sejumpah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

    "Kita semua paham, sosok tokoh Werkudara. Sebagai pemimpin ada pesan harapan bahwa ini bisa mewujud dalam kerja kelola negara di era kini, bagaimana jadi pemimpin yang punya tanggung jawab jujur dan berani, bela kebenaran, jaga Pancasila dan NKRI," kata Eko Suwanto didampingi wakilnya Suwardi dan sekretaris Retno Sudiyanti.

    Di dalam dialog bersama Bupati Ngawi tersebut mengemuka soal peran pemerintah daerah dalam rangkaian pembangunan situs-situs bersejarah di Kabupaten Ngawi.

    Ony Anwar Harsono menjelaskan kabupaten Ngawi cukup banyak memiliki situs bersejarah yang bisa dikunjungi oleh masyarakat. Ada museum Trinil dan wisata alam hingga tempat bersejarah seperti rumah kediaman Dr KRT Radjiman Wedyodiningrat.

    Pihaknya berharap, setelah ini ada kerja sama yang lebih detail dengan DIY yang merupakan salah satu tujuan wisata andalan Indonesia. Ngawi punya potensi sama dengan DIY, hanya bedanya tidak punya pantai saja. “Mudah-mudahan sinergi bisa terus terjalin antara DIY dengan Ngawi,” kata Ony Anwar Harsono.

    Kunjungan kerja Komisi A DPRD DIY bersama Forum Wartawan Unit DPRD DIY ke Pemkab Kabupaten Ngawi Jawa Timur. (istimewa)

    Sependapat, Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko menyampaikan keberadaan situs-situs bersejarah mampu menjadi daya tarik wisata bagi Kabupaten Ngawi. Misalnya Benteng Van Den Bosch atau lebih dikenal dengan Benteng Pendhem bisa dijadikan sebagai paket wisata dengan Yogyakarta. Ini karena benteng tersebut merupakan satu-satunya yang berada di Jawa Timur.

    Begitu pula Museum Trinil di Desa Kawu  tempat ditemukannya fosil Pithecanthropus erectus sudah sangat mendunia, yang diharapkan bisa menjadi ikon Kabupaten Ngawi. Semua potensi tersebut bisa dikolaborasikan menjadi paket wisata dan budaya dengan Yogyakarta.

    Ketua DPRD Ngawi Heru Kusnindar menyatakan Ngawi memang tidak memiliki laut tetapi punya dua bengawan besar yaitu Bengawan Solo dan Madiun. Dia yakin melalui sinergi dan kolaborasi secara berkesinambungan dengan Yogyakarta potensi pariwisata dan budaya di kabupaten ini bisa lebih maju lagi.

    Eko Suwanto menambahkan jumlah ratusan situs bersejarah di Ngawi  sangat besar untuk ukuran satu kabupaten. Situs Trinil, Benteng Pendhem hingga rumah dr Radjiman selama ini telah dirawat dan dikelola dana daerah.

    “Peluang kerja sama DIY dan Ngawi  tentang destinasi wisata sejarah maupun riset sangat besar. Kita akan segera duduk bersama Pemda se DIY untuk mendukung potensi kerja sama ini. Apalagi jika tol Jogja ke Solo segera jadi, tentu Jogja-Ngawi akan dapat ditempuh dengan waktu yang singkat sehingga banyak hal yang bisa dikembangkan kerja sama pada masa yang akan datang, termasuk destinasi wisata sejarah," ujar Alumni MEP UGM ini. (*)


    TAGS: dprd diy pemkab ngawi 

    SHARE
    '

    BERITA TERKAIT


    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Tulis Komentar disini